RADARSUMEDANG.ID — Tahapan pendaftaran bakal calon Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sumedang untuk periode 2026-2031 resmi ditutup, Senin 5 Oktober 2026.
Hingga batas akhir pendaftaran pukul 15.00 WIB, tercatat dua nama yang mengambil formulir sekaligus menyerahkan dokumen persyaratan kepada Panitia Pengarah (SC) Musda ke-11 DPD Partai Golkar Kabupaten Sumedang.
Kedua nama tersebut yakni Ketua Al-Hidayah, Hj. Yuslita Sumartini Bilqis dan Ketua Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) Sumedang, Sonia Sugian.
Ketua Panitia SC Musda ke-11 DPD Partai Golkar Kabupaten Sumedang, Asep Kurnia mengatakan, setelah pendaftaran ditutup, pihaknya langsung melakukan tahapan verifikasi terhadap seluruh dokumen yang diserahkan kedua bakal calon.
“Sebagaimana yang kami sampaikan dari SC, tepat pukul 15.00 WIB kami tutup pendaftaran. Dari rangkaian tadi, pembukaan pukul 09.00 WIB kemudian ditutup pukul 15.00 WIB, ada dua bakal calon yang mengambil formulir sekaligus menyerahkan dokumen,” kata Asep Kurnia saat ditemui di GOR Gedung Golkar Sumedang, Senin 5 Oktober 2026.
Menurutnya, bakal calon pertama yang menyerahkan dokumen yakni Hajah Yuslita Sumartini Bilqis sekitar pukul 10.30 WIB. Selanjutnya, Sonia Sugian menyerahkan dokumen pendaftaran sekitar pukul 13.00 WIB.
“Artinya pendaftaran karena sudah selesai, penutupannya secara resmi kami tutup,” ujarnya.
Askur (sapaan akrabnya) menegaskan, kedua dokumen tersebut selanjutnya akan dibawa ke tahapan verifikasi. Verifikasi meliputi pemeriksaan administrasi dan verifikasi faktual.
Dalam proses tersebut, SC Musda ke-11 DPD Partai Golkar Sumedang akan didampingi langsung tim verifikasi dari DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat.
“Selanjutnya dua berkas ini akan kami bawa hari ini juga untuk diverifikasi. Verifikasi yang akan kami lakukan adalah verifikasi administratif dan verifikasi faktual. Kami akan didampingi langsung oleh tim verifikasi dari Provinsi Jawa Barat,” jelasnya.
Kendati demikian, SC lanjutnya belum dapat menyimpulkan apakah kedua bakal calon tersebut telah memenuhi seluruh persyaratan pencalonan. Sebab, keputusan tersebut baru dapat diketahui setelah proses verifikasi selesai dilakukan.
“Jadi nanti kita tidak bisa menyimpulkan dulu dari dua yang menyerahkan ini apakah terpenuhi atau belum, karena belum masuk ke tahapan berikutnya,” katanya.
Ia mengatakan, hasil verifikasi terhadap kedua bakal calon tersebut rencananya akan disampaikan pada Senin malam. Namun, mengenai waktu pastinya masih akan disesuaikan dengan proses verifikasi yang berlangsung sejak sore hingga malam hari.
“Seperti apa hasil verifikasi SC, kami akan terus bekerja bagaimana setiap tahapan ini berjalan dengan lancar. Semua kader Golkar harus bahu-membahu menyukseskan Musda Partai Golkar,” sebut Askur.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa momentum pendaftaran bakal calon Ketua DPD Partai Golkar Sumedang tidak semata-mata berkaitan dengan proses pencalonan.
Menurutnya, tahapan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat persatuan seluruh kader Partai Golkar di Kabupaten Sumedang.
“Meskipun ini judulnya penerimaan pendaftaran ketua, tapi sebetulnya momentum ini bukan hanya pendaftaran saja. Ini momentum kami betul-betul membuka pintu persatuan kita semua, seluruh kader Partai Golkar,” tuturnya.
Dengan telah ditutupnya pendaftaran dan terdapat dua bakal calon yang menyerahkan dokumen, SC tidak perlu melakukan perpanjangan masa pendaftaran. Namun, tahapan selanjutnya tetap bergantung pada hasil verifikasi persyaratan masing-masing bakal calon.
“Alhamdulillah, kita tidak perlu lagi memperpanjang. Artinya kalau calonnya sudah ada, mudah-mudahan nanti terpenuhi syaratnya, besok bisa digelar Musda. Tapi itu sangat tergantung hasil verifikasi,” pungkasnya. (jim)







