RADARSUMEDANG.id, KOTA – Suasana penuh warna dan keceriaan mewarnai partisipasi anak-anak TK Mekar Bakti, Perum Jatihurip Kencana, Jalan Melon 5 Blok 6, Kecamatan Sumedang Utara, dalam lomba melukis topi rimba tingkat taman kanak-kanak (TK) yang digelar Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kabupaten Sumedang pada Senin 5 Oktober 2026.
Bukan sekadar ajang perlombaan, kegiatan ini menjadi ruang bagi anak-anak untuk menuangkan imajinasi sekaligus mengembangkan kreativitas melalui media yang unik. Jika biasanya melukis dilakukan di atas kertas atau kanvas, kali ini mereka ditantang menghias topi rimba dengan aneka warna dan gambar bertema alam serta lingkungan.
Menariknya, proses melukis dilakukan melalui kolaborasi antara anak dan orang tua masing-masing. Keduanya bekerja sama menentukan gambar, memilih warna, hingga menggoreskan kuas di permukaan topi. Suasana kebersamaan pun terasa ketika anak-anak mulai menuangkan ide mereka dengan penuh antusias.
Salah seorang guru TK Mekar Bakti, Nuraeni, S.Pd., mengatakan, kegiatan tersebut menjadi kesempatan berharga bagi anak-anak untuk belajar sekaligus berekspresi melalui karya seni.
Menurutnya, pengalaman mengikuti perlombaan dapat membantu anak mengembangkan keberanian dalam mencoba hal baru. Anak-anak juga diberi kesempatan untuk mengeksplorasi warna dan bentuk sesuai imajinasi mereka, dengan pendampingan orang tua.
“Melalui kegiatan ini, anak-anak bisa belajar berkreasi, mengenal warna, dan menuangkan imajinasinya dalam sebuah karya. Mereka juga belajar berani mencoba serta bekerja sama dengan orang tua,” ujarnya di sela sela kegiatan.

Selain mengasah kreativitas, kegiatan melukis topi rimba juga memberikan manfaat bagi perkembangan motorik halus anak. Aktivitas memegang kuas, mencampur warna, serta membuat goresan dan pola sederhana menjadi bagian dari proses belajar yang menyenangkan.
Di sisi lain, keterlibatan orang tua memberikan nilai tambah dalam kegiatan tersebut. Momen berkreasi bersama menjadi kesempatan untuk mempererat kedekatan emosional antara orang tua dan anak, sekaligus membangun komunikasi melalui aktivitas yang positif.
Tema alam dan lingkungan yang diusung dalam lomba juga menjadi sarana pengenalan kepada anak-anak tentang pentingnya menjaga lingkungan sejak dini. Melalui gambar pepohonan, bunga, maupun beragam unsur alam lainnya, anak-anak dapat mengenal lingkungan sekitar dengan cara yang dekat dengan dunia mereka.
Partisipasi TK Mekar Bakti dalam kegiatan yang digelar IGTKI Kabupaten Sumedang ini menunjukkan bahwa pendidikan anak usia dini tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik, tetapi juga perlu memberikan ruang bagi pengembangan kreativitas, keterampilan, keberanian, dan karakter.
Melalui kegiatan seni yang dikemas secara menyenangkan, anak-anak diharapkan semakin percaya diri dalam mengekspresikan gagasan serta mampu menghasilkan karya sesuai kemampuan dan imajinasi masing-masing. Lebih dari sekadar perlombaan, kegiatan ini menjadi pengalaman belajar yang berkesan bagi anak dan orang tua.(rik)







