RADARSUMEDANG.id — Letkol Kav Boyke Antonius Nainggolan resmi mengemban amanah sebagai Komandan Kodim (Dandim) 0610/Sumedang, menggantikan Letkol Arhanud Kusuma Ardianto, S.I.P., M.Han.
Perwira TNI Angkatan Darat ini membawa pengalaman penugasan di sejumlah satuan strategis dan berkomitmen melanjutkan sinergi dengan pemerintah daerah serta masyarakat Sumedang.
Dalam acara lepas sambut Dandim 0610/Sumedang di Markas Kodim 0610/Sumedang, Sabtu malam (17/10/2026), Boyke hadir bersama istri, Ny. Sondang Betaria Siringoringo, dan ketiga anaknya.
Ia memperkenalkan diri sekaligus memohon dukungan dari seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan masyarakat dalam menjalankan tugas barunya.

Boyke mengaku penugasan di Sumedang merupakan pengalaman keduanya bertugas di luar Jakarta. Sebelumnya, ia lebih banyak menjalani perjalanan karier di lingkungan satuan TNI yang bertugas di ibu kota Jakarta.
Ia menyambut penugasan tersebut sebagai kesempatan untuk mengenal lingkungan baru, mempelajari karakteristik wilayah, serta memperluas pengalaman pengabdian bersama masyarakat.
Letkol Kav Boyke Antonius Nainggolan berasal dari Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Ia tumbuh dalam keluarga sederhana dengan latar belakang militer. Profesi sang ayah sebagai prajurit TNI turut menginspirasinya untuk mengikuti jejak pengabdian di dunia militer.
Setelah menempuh pendidikan di SMA Taruna Nusantara, Boyke melanjutkan pendidikan ke Akademi Militer hingga dilantik menjadi perwira pada 2006.
Perjalanan kariernya kemudian membawanya menjalani berbagai penugasan dan pendidikan militer, termasuk selama kurang lebih 10 tahun berdinas di Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).
Dalam perjalanan profesionalnya, ia juga mengikuti pendidikan lanjutan perwira di Royal Thai Army, Thailand. Setelah kembali ke Indonesia, Boyke pernah menduduki jabatan perwira pembantu muda di lingkungan staf intelijen TNI serta mengikuti pendidikan reguler Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad).
Sebelum ditugaskan sebagai Dandim 0610/Sumedang, jabatan terakhir yang diembannya adalah Komandan Batalyon Kavaleri IX di lingkungan Kodam Jaya/Jayakarta.
Pengalaman di berbagai satuan dan pendidikan tersebut menjadi bekal bagi Boyke dalam menjalankan tugas kewilayahan di Kabupaten Sumedang.
Dalam sambutan perdananya di hadapan jajaran pemerintah daerah, TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tamu undangan, Boyke menekankan pentingnya adab, keterbukaan, dan kemauan untuk belajar ketika memasuki lingkungan baru.
Ia juga mengakui belum mengenal seluruh tokoh dan pejabat di Sumedang. Karena itu, ia memilih memperkenalkan diri secara terbuka sembari meminta pengertian apabila belum dapat menyebutkan nama seluruh tamu undangan.
Menurutnya, membangun hubungan yang baik harus dimulai dengan sikap saling menghormati dan kesediaan untuk belajar dari orang-orang yang lebih memahami daerah setempat.
“Kami tidak tahu apa-apa, tetapi kami ingin tahu. Besar harapan kami, Bapak Bupati, Abuya, rekan-rekan Forkopimda, tokoh masyarakat, maupun seluruh elemen masyarakat dapat memberikan arahan dan bimbingan kepada kami,” ungkapnya.
Boyke juga menyampaikan keinginannya untuk belajar dari Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir serta tokoh lain, sebagaimana yang dilakukan pendahulunya selama bertugas di Sumedang.
Ia berharap dapat diterima sebagai bagian dari keluarga besar Kabupaten Sumedang, sehingga komunikasi dan kerja sama dalam menjalankan tugas dapat terjalin dengan baik.
Bagi Boyke, tugas sebagai Dandim bukan hanya berkaitan dengan pelaksanaan fungsi pertahanan dan pembinaan teritorial, tetapi juga membutuhkan komunikasi serta kolaborasi dengan berbagai unsur di daerah.
Ia berharap hubungan baik yang telah dibangun Letkol Kusuma Ardianto bersama pemerintah daerah dan masyarakat dapat terus dilanjutkan.
Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir menyambut kedatangan Boyke beserta keluarga dengan tangan terbuka. Ia menegaskan bahwa sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat menjadi modal penting dalam menjaga kondusivitas wilayah serta mendukung percepatan pembangunan.(cwp)





