RADARSUMEDANG.id — Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir meminta seluruh jajaran pemerintah desa dan panitia pemilihan kepala desa (Pilkades) mempersiapkan pelaksanaan Pilkades serentak secara digital dengan matang, terutama melalui sosialisasi dan simulasi kepada masyarakat.
Arahan tersebut disampaikan Bupati Dony saat melaksanakan Salat Subuh berjamaah di Masjid Al Barokah, Desa Citimun, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang, Selasa (20/10/2026).
Bupati menyebutkan, Kecamatan Cimalaka akan melaksanakan Pilkades serentak di delapan desa dengan sistem pemilihan digital. Karena itu, seluruh unsur terkait, mulai dari aparat desa, pemerintah kecamatan, BPD, RT/RW hingga panitia penyelenggara, diminta bekerja sama memastikan masyarakat memahami mekanisme pemilihan yang baru tersebut.
“ Saya minta seluruh aparat desa, kecamatan, BPD, RT/RW, dan panitia betul-betul bekerja keras menyiapkan secara matang, terutama sosialisasi dan simulasi,” tegasnya.
Menurut Bupati Dony, perubahan menuju sistem digital terkadang menimbulkan keraguan di awal. Namun, masyarakat tidak perlu khawatir selama mekanisme pemilihan dipahami dan dipraktikkan melalui sosialisasi serta simulasi yang memadai.
Ia mencontohkan, proses pemungutan suara digital diperkirakan hanya membutuhkan waktu sekitar 10 menit. Pemilih cukup melakukan pemindaian kode batang atau barcode, kemudian suara akan tercatat dan hasilnya dapat direkapitulasi secara digital.

“Kalau ada sesuatu yang baru, jangan langsung menolak. Setelah kita pelajari dan jalani, biasanya menjadi hal yang biasa. Karena itu, masyarakat perlu diberikan pemahaman dan kesempatan untuk mencoba melalui simulasi,” ujarnya.
Bupati Dony menjelaskan, sistem digital juga diharapkan membuat proses penghitungan suara lebih efektif karena hasil pemilihan dapat direkapitulasi secara langsung tanpa harus menghitung suara satu per satu secara manual.
Dengan persiapan yang baik, ia berharap Pilkades digital dapat berlangsung aman, lancar, jujur, adil, serta memberikan kepercayaan kepada masyarakat terhadap hasil pemilihan.
Menurutnya, penerapan sistem tersebut juga sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Sumedang dalam memperluas digitalisasi tata kelola pemerintahan, termasuk melalui pengembangan sistem e-office di tingkat desa.
“ Mari kita sukseskan Pilkades digital ini. Kita mulai dari Sumedang, dengan semangat dan kesiapan masyarakat Sumedang sendiri. Mohon doa dari semuanya agar pelaksanaan Pilkades berjalan aman dan lancar,” ungkapnya.
Bupati berharap seluruh pihak dapat mengambil peran aktif dalam menyukseskan pesta demokrasi tingkat desa tersebut. Sosialisasi yang masif, simulasi yang berulang, serta kerja sama seluruh unsur menjadi kunci agar penerapan Pilkades digital dapat berjalan optimal dan diterima masyarakat.(cwp)






