RADARSUMEDANG.ID – Ribuan pemudik dari wilayah Jakarta, Bekasi, dan Tangerang sudah memasuki wilayah Sumedang, sebelum pemberlakuan larangan mudik mulai 6 Mei 2021. Berdasarkan data pengelola Terminal Tipe A Ciakar, sejak tanggal 1 hingga 5 Mei 2021, total pemudik yang tiba di terminal Ciakar sebanyak 1.650 orang. Jumlah tersebut belum termasuk pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi, dan juga travel.
Tercatat, pada 1 Mei 2021 ada 225 pemudik, 2 Mei 2021 ada 396 pemudik, 3 Mei 2021 ada 402 pemudik, 4 Mei 2021 ada 496 pemudik, dan 5 Mei 2021 hingga pukul 12.00 WIB ada 100 pemudik yang datang ke Kabupaten Sumedang.
Komandan Regu Regu C Terminal Tipe A Ciakar, Dadang Karna, mengatakan, sejak 1-4 Mei 2021 atau selama empat hari terakhir, jumlah pemudik yang datang ke Terminal Ciakar sudah mencapai 1.550 penumpang.
“Hari ini kedatangan (bus pertama) dari Jakarta ada 32 orang, kedua 20 orang, dan ketiga 20 orang juga, jadi dari 3 bus tadi ada 72 penumpang. Sedangkan bus keempat yang tiba pukul 12.00 WIBmengangkut 28 pemudik, sehingga total pemudik sudah mencapai 100 orang,” kata Dadang, Rabu (5/5).
Dadang menyebutkan, jumlah tersebut dipastikan akan terus bertambah. Sebab, diprediksi kedatangan para pemudik dengan menggunakan bus akan terus beradatangan hingga malam hari. Mengingat pada 5 Mei 2021 ini merupakan hari terakhir mudik diperbolehkan.
“Hari ini bisa dikatakan puncaknya, karena besok sudah penghentian arus (larangan mudik),” kata Dadang.
Penumpang asal Ciuyah, Asep (32) mengakui bahwa dirinya mudik dari Jakarta sebelum larangan mudik lebaran tahun ini dilarang pada 6-17 Mei 2021.
“Saya mudik dari Jakarta Utara, mudik hari ini karena katanya kalau besok sudah gak bisa, jadi mudiknya mending sekarang saja,” katanya.
Ia mengatakan, selama diperjalanan dari Jakarta menuju Kabupaten Sumedang tetap lancar dan belum ada penyekatan saat masuk perbatasan Sumedang.
“Belum ada penyekatan, tapi kalau travel ada satu dua yang diberhentikan,” ucap Asep. (gun)







