Bupati : Pemudik Yang Lolos Penyekatan Disarankan Isolasi Mandiri

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir

RADARSUMEDANG.ID, CIMANGGUNG – Upaya pemerintah mencegah penyebaran Covid-19 terutama jelang mudik idul fitri 1442 hijriah. Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumedang melakukan pengecekan ke pos-pos penyekatan di perbatasan Sumedang dengan kabupaten lain.

Hari pertama operasi keselamatan dan larangan mudik. Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir melakukan monitoring ke Pos Parakanmuncang Cimanggung.

Bupati meminta kepada para petugas
agar mengecek kelengkapan persyaratan setiap kendaraan yang masuk wilayah Sumedang.

“Larangan mudik adalah upaya pencegahan penularan Covid-19. Potensi penularan dari mobilitas manusia pada hari raya dan libur nasional sangat tinggi. Larangan mudik ini untuk menghindari penularan Covid-19 di tengah keluarga dan kerabat sehingga tidak ada penyesalan. Kita tidak ingin pertemuan silaturahmi berakhir dengan hal yang sangat tragis. Kehilangan orang-orang yang kita sayangi. Kehilangan orang-orang yang kita cintai,” ucap Bupati di Pos Cimanggung.

Di perbatasan Sumedang dengan daerah lain dilakukan penyekatan. Begitu juga daerah lain melakukan hal yang sama. Ini semua

Bupati menambahkan, dengan dibagi tugas Forkopimda Sumedang berkeliling ketempat-tempat pos penyekatan pengamanan lebaran dalam rangka memastikan pertama para petugas prosedur dilapangan sudah siap, memahami aturan dan menjalankan dengan konsekuen yang kedua pos penyekatan tersebut menyekat orang masuk Sumedang ini harus sesuai aturan.

“Kelengkapan harus terpenuhi, seperti surat tugas, sakit, melahirkan, hamil harus ada semuanya harus ada suratnya dan membawa bukti antigenngya, kalau tidak bawa antigen harus diantigen dilokasi. Namun ketika persyaratan tidak lengkap, semuanya kita balikan kembali kita pulangkan kembali,” ucapnya.

Dony mengapresiasi Pos di Cimanggung lantaran sudah mengatur alur arus lalu lintas dengan bagus, seperti yang akan ke Sumedang sudah diarahkan dari awal sehingga tidak menggangu arus lalu lintas disini.

“Semuanya sudah diarahkan mana yang ke Sumedang yang ke arah Tasik Garut sehingga leluasa antara aparat gabungan TNI, Polri, Pemda,Satpol PP petugas kesehatan, Dishub langsung mengecek orang yang mau masuk ke Sumedang apakah memenuhi persyaratan atau tidak,” tambahnya.

Ia menjelaskan, bagi pemudik yang sudah masuk Sumedang terlebih atau yang melakukan curi star kemarin wajib isolasi mandiri selama 5 hari, dan sudah mengarahkan Camat dan Satgas yang ada di Desa untuk melakukan pendataan pemudik yang datang.

“Kami sudah intruksikan Camat dan Desa melalui Satgas Desa dan PPKM Desa untuk mendata pemudik yang datang selanjutnya diswab dan 5 hari harus isolasi mandiri tidak boleh berinteraksi diawasi satgas Desa,” ucapnya.

Bupati meminta kesadaran penuh yang lolos mudik sebelum tanggal 6 ini, bisa secara sukarela isolasi mandiri 5 hari jangan bertemu dan berinteraksi dengan yang lainnya lindungi diri sendiri, keluarga, dan negara dari Covid-19. (tha).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.