RADARSUMEDANG.ID – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZnas) Kabupaten Sumedang Ayi Subhan Hafas mengatakan, pihaknya akan tetap berkomitmen menjadi badan pengelolaan zakat yang handal.
Itu dikatakan Ayi Subhan saat menghadiri gebyar Ramadan Pemberdayaan Dana Zakat Infaq dan Shodaqoh di Gedung Islamic Center, Kamis (6/5) petang.
Menurutnya, kaum duafa yang hidup serba kekurangan, anak yatim yang terlantar, disabilitas yang hidup dalam keterpurukan ditambah krisis ekonomi pandemi Covid-19 yang berkepanjangan serta masih banyak lagi kondisi memprihatinkan sangat membutuhkan peran BAZNas.
“Melalui zakat kita dapat membantu yang membutuhkan agar kehidupan mereka menjadi lebih baik lagi,” kata Ayi Subhan.
Ayi memaparkan, setidaknya empat komponen zakat.
Pertama harta kita yang sejatinya adalah milik Allah SWT. Kedua Muzaki yang memberikan zakat, ketiga mustahiq yang berhak menerima zakat, dan keempat Badan Amil yang bertugas menjadi fasilitator dalam penghimpunan, pengelolaan, dan pendistribusian zakat.
“Dengan adanya bangunan ekosistem tersebut akan tercipta alur komunikasi yang bersifat ketuhanan, hubungan kemanusiaan dan komunikasi kemasyarakatan steakholder dalam ekosistem tersebut. Yang menarik adalah terciptanya koridor ketuhanan dalam ranah ekonomi dan koridor pemerintah,” ujarnya.
Selain itu sebagaimana jargon Baznas bahwa yang pertama baznas menjadi pilihan pertama lembaga pembayaran zakat. Kedua baznas sebagai lembaga utama yang mensejahterakan umat.
“Kami berharap baznas jadi pilihan utama para agnia para Muzaki untuk menitipkan hartanya lewat kami. Yang sudah barang tentu dengan upaya dan ikhtiar bagaimana menciptakan lembaga yang profesional, amanah sehingga mendapat kepercayaan untuk menitipkan hartanya melalui baznas,” ucapnya.
“Baznas hadir juga untuk mensejahterakan umat menjadi garda terdepan sebagai lembaga yang memberikan solusi persoalan umat, juga kemiskinan di Kabupaten Sumedang,” tambahnya.
Sementara Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir menuturkan, lembaga Pengelolaan zakat seperti BAZNas sangat profesional yang transparan dan akuntabel dalam menghimpun dan menyalurkan zakat.
Ia meyakini bahwa penghimpunan yang dilakukan BAZNas, dilaksanakan secara maksimal. Selain itu pendayagunaannya pun betul-betul memberikan kemanfaatan kepada umat.
“Tingkatkan kinerjanya untuk menjadi bagian solusi bagi umat dengan menghimpun dana zakat, infaq shodaqoh yang dipergunakan untuk memberdayakan umat, mengentaskan kemiskinan, menciptakan lapangan pekerjaan, dan mengembangkan syiar Islam beserta bantuan-bantuan lainnya seusai dengan mustahiq terutama fakir miskin, yatim piatu, anak terlantar dan sebagainya,” tuturnya. (jim)







