RADARSUMEDANG.ID – Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Sumedang mengakui bahwa Pilkades tahun ini akan menjadi Pilkades yang lebih berat daripada Pilkades 2020.
Pasalnya jumlah desa yang meramaikan kompetisi Pilkades lebih banyak dari Pilkades sebelumnya ditambah kesiapan sarana prasarana protokol kesehatan.
“Tentunya kita ketahui beban Pilkades makin banyak karena harus menerapkan protokol kesehatan. Tapi insyaallah dengan keteguhan keseriusan dari seluruh panitia Pilkades, nantinya Pilkades akan menghasilkan Kepala Desa yang kredibel dan hasil kerjanya dinikmati masyarakat,” kata Dudi belum lama ini.
Selain itu lanjutnya, dari sisi anggaran juga sudah ditambah lantaran ada penambahan jumlah TPS yang tadinya 93 sekarang diperbanyak sehingga jumlah pemilih juga bertambah.
Belum lagi perkiraan TPS sebagaimana aturan Menteri, maksimal harus 500 TPS disisi lain perkiraan mencapai 700 TPS
“Mudah-mudahan Pilkades selalu menghasilkan kepala desa yang betul-betul dipercaya oleh masyarakat, dengan tokoh masyarakat dan bisa mengoptimalkan potensi yang ada di desanya sendiri. Apalagi sekarang harus amanah dengan adanya DD dan ADD sehingga harus bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat,” tandasnya. (jim)





