RADARSUMEDANG.ID – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala Mikro kembali diperpanjang.
Itu menindaklanjuti Intruksi Mendagri Nomor 12 tahun 2021 tentang Perpanjangan PPKM Berbasis Mikro dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19 tertanggal 1 Juni 2021.
Atas dasar itu, Pemerintah Kabupaten Sumedang kini telah membuat draf Keputusan Bupati Sumedang, untuk dasar perpanjangan PPKM Berbasis Mikro di seluruh wilayah Sumedang yang tertuang dalam Keputusan Bupati Sumedang nomor 215/2021 tentang perpanjangan PSBB secara proporsional di Kabupaten Sumedang dalam rangka penanganan Covid-19.
Kepala Bidang Penegakan Perundang-undangan Daerah (PPUD) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kab. Sumedang, Yan Mahal Rizzal, selaku koordinator Operasi Yustisi Tim Penegakan Hukum dan Pendisiplinan (Gakkumlin) Satgas Penanganan Covid-19 mengatakan, seiring adanya instruksi perpanjangan PPKM Berbasis Mikro, maka Tim Gakkumlin Satgas Penanganan Covid-19 Kab. Sumedang, akan terus memperketat pelaksanaan operasi yustisi di seluruh wilayah.
Selain akan dilakukan di Posko Gakkumlin (Jatinangor, Alun-alun Sumedang, dan Tomo), lanjut Rizzal, kegiatan operasi yustisi ini akan dilaksanakan pula secara mobile, dengan melakukan patroli ke pusat-pusat keramaian di seluruh wilayah Sumedang.
“Sesuai Intruksi Mendagri, PPKM harus diperpanjang. Dengan adanya Intruksi ini, maka Tim Gakkumlin harus kembali melakukan patroli untuk mengawasi jalannya pelaksanaan PPKM di Sumedang,” kata Rizzal, Jum’at (4/6).
Nanti lanjut Rizzal, Tim Gakkumlin dari unsur gabungan Satpol PP, TNI, Polri, Kejaksaan, dan Subdenpom, ini nantinya akan berkeliling melakukan operasi yustisi ke setiap wilayah di Sumedang.
Termasuk melakukan koordinasi dengan Satgas Penanganan Covid-19 tingkat desa dan kelurahan, supaya pelaksanaan PPKM Berbasis Mikro di seluruh pelosok Sumedang dapat berjalan secara optimal.
“Dengan seperti itu, diharapkan penyebaran Covid-19 di wilayah Sumedang benar-benar dapat dikendalikan,” katanya. (jim)






