Diantaranya Meninggal Akibat Covid Bupati Mengunjungi Dua Keluarga Yatim Piatu

oleh

RADARSUMEDANG.ID – Lia Astuti Handayani (28) dan adiknya M. Ramadhani (17) harus kehilangan kedua orangtuanya karena terpapar Covid 19.

Akibat Virus yang sangat mematikan itu, ayah+ibu Lia dan Ramadhani berturut turut dalam selang 2 jam meninggal dunia. Yatim Piatu asal Talun Sumedang Kota itu Rabu siang (4/8) dikunjung Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, dirumahnya di wilayah Keluarahan Talun.

Kepada keduanya, Bupati Dony membesarkan hati, agar sabar dan menerima cobaan yang menimpa mereka dengan ikhlas. Dan yang paling utama, kata Dony, doakan kedua orangtua kita itu agar diampuni dosa dosanya dan diterima di Sisi Allah SWT.

Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang, menurut Dony turut berduka cita dan berempati atas peristiwa yang terjadi. Oleh karena itu Bupati menasehati agar mereka tetap tegar dan harus optimis dalam menjalani kehidupan tanpa kedua orangtua.

“Sing kiat nya mayunan cobaan ieu. Kapayunan na kanggo pendidikan na ke ka dinas pendidikan sareng nu sanesna aya ti Dinas Sosial, “ ujar Dony dalam bahasa sunda yang didampingi Kadis Pendidikan Agus Wahidin dan Kadis Sosial, Agus Muslim.

Selain berkunjung ke anak yatim piatu yang orangtuanya meninggal karena Covid-19, Bupati Dony juga menemui anak yatim piatu yang dalam hitungan hari kakek dan ayah ibunya meninggal dunia karena penyakit lain.

Adalah Asya Qiana Kalika yang masih berusia 1,5 tahun dan kakaknya Vini Mayola (19) menjadi Yatim Piatu setelah ditinggal ayah, ibu dan kakeknya. Kini keduanya diurus oleh neneknya Rusmi (55).

Menurut Rusmi (55) warga Dusun Cijolang Desa Citengah Kec. Sumedang Selatan, dia telah kehilangan Suami, anak dan menantunya berturut turut pada Rabu, Kamis dan Jumat di akhir Juli lalu.

Suaminya, Dudu (60) dan Anaknya Roni (43) meninggal dunia bukan meninggal akibat Covid melainkan akibat penyakit TBC yang diderita bapak dan anak tersebut. Demikian juga dengan menantunya, Sumartimi (44) isteri Roni turut meninggal dihari berikutnya karena menderita sakit Kista.

Kepada Rusmi yang menggendong cucu terkecilnya, Bupati Dony turut berempati dan membesarkan hati Rusmi dan cucu cucunya yang kini menjadi yatim itu agar dapat tabah dan bersabar serta ikhlas menerima peristiwa ini.

Kepada Rusmi, Bupati menyerahkan bantuan untuk kehidupan sehari harinya seta turut membantu pendidikan cucunya. “Mugia keluarga sing dipasihan kakiatan, kasabaran, katawakalan dina nampi musibah ieu, “ ujar Bupati Dony saat menyerahkan bantuan kepada Rusmi.(cwp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.