Sumedang Jadi Tuan Rumah Festival Adat Kerajaan Nusantara, Pertunjukan Digelar Virtual

oleh

Radarsumedang.id- Kepala Disparbudpora Kabupaten Sumedang, Hari Tri Santosa mengatakan pelaksanaan Festival Adat Kerajaan Nusantara (FAKN) I merupakan kesempatan dan kebanggaan bagi warga Sumedang menjadi tuan rumah.

Karena jika ada 54 kerajaan/keraton, berarti menunggu hampir 54 tahun untuk melihat acara ini.

“Event ini bisa membantu beberapa seniman budayawan untuk tampil walau secara virtual dan dengan protokol kesehatan. Jadi nanti peserta menonton lewat layar LED dan tetap menikmati keindahan kekhasan keunikan budaya Sumedang,” ucapnya.

Hari mengungkapkan, acara Festival Adat Kerajaan Nusantara sudah mendapat izin Satgas Covid-19 tingkat Kabupaten Sumedang yang sebelumnya sudah digelar rapat dan izin tersebut diterima panitia.

“Meski begitu, kami memperingatkan agar panitia benar-benar menerapkan protokol kesehatan lebih ketat lagi. Kemudian peserta sudah divaksin atau membawa hasil PCR atau antigen negatif, sehingga tidak ada kluster baru penyebaran Covid-19 dari acara ini,” ungkap Hari.

Ia pun meminta panitia membentuk satgas Covid-19. Satgas ini tugasnya selalu mengingatkan setiap saat akan pentingnya protkes secara ketat.

“Kegiatan ini live melalui YouTube, sehingga seluruh warga Sumedang dapat melihat bagaimana pakaian raja-raja se Nusantara, dan Sumedang Puseur Budaya Sunda Perda nomor 1 2020, bisa dilihat oleh raja-raja Nusantara,” ucapnya.

Karena masih PPKM level 3, kata ia, semua budaya secara virtual jadi dishooting, direkam dan nanti ditampilkan sesuai randown.

“Lalu pada saat pengambilan gambar juga tidak ada penonton atau berkerumun,” ungkap Hari.

Dalam rapat koordinasi (rakor) yang di Gedung Srimanganti Museum Sumedang, Senin (27/9/2021) dihadiri Kasatpol PP Sumedang, Selaku Ketua Bidang Gakumplin Satgas Covid-19.

Bambang Rianto, Kepala Disparbudpora Kabupaten Sumedang, Hari Tri Santosa, Disdik Kabupaten Sumedang diwakili Agus Wahidin, dan pihak lainnya.

Dalam rakor, Kasatpol PP Kabupaten Sumedang menyampaikan agar panitia penyelenggara tidak menampilkan atau mempertontonkan pertunjukan seni dan kebudayaan pada saat FAKN I Tahun 2021 digelar secara live.

“Panitia penyelenggara FAKN I agar mempertunjukan seni dan budaya secara virtual sehingga kegiatan FAKN I ini tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” kata Bambang.

Ia juga meminta panitia penyelenggara Festival Adat Kerajaan Nusantara I  menerapkan protokol kesehatan secaran ketat dengan berkoordinasidengan dinas atau intansi  terkait agar tidak menimbulkan kluster baru penyebaran Covid 19 di Kabupaten Sumedang, umumnya di Indonesia, karena Festival Adat Kerajaan Nusantara I diikuti 43 kerajaan di Negara Kesatuan Republik Indonesia. (tha)

Baca Juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.