Kesal Belum Dibayar, Pemilik Lahan Tutup Akses Proyek Tol di Conggeang

oleh

Radarsumedang.id, CONGGEANG – Warga pemilik lahan terdampak pembangunan Jalan Tol Cisumdawu yang belum dibayar menutup akses proyek tol di Desa Conggeang Kulon Kecamatan Conggeang. Keluarga pemilik lahan mengancam penutupan akan dilakukan, sampai hak mereka dibayarkan.

Salah seorang keluarga pemilik lahan, Ence Tatang menuturkan, aksi itu dilakukan lantaran lahan seluas 200 bata milik kelurganya sampai saat ini belum dibayar.

“Lahan kami merupakan area pesawahan. Kalau secara umum ini kelas 1, dalam satu tahun bisa 3 kali panen,” ujarnya, Senin (4/10).

Penutupan akses sudah dilakukan sejak Minggu (3/10) pagi.
Menurut Ence, keluarganya sempat dijanjikan akan dibayar pada Juli 2021 lalu. Sehingga, pemilik lahan saat itu mengizinkan sebagian lahannya yang terkena dampak pembangunan tol digunakan untuk akses proyek.

Namun hingga saat ini mereka belum dibayar. Selain itu sawah mereka juga tidak bisa digarap karena terputusnya saluran irigasi.

“Karena ini kan sudah 3 bulan kami menunggu kepastian, sedangkan dari sisi apapun kami rugi, dari segi finansial, psikologis. Karena akses ini sudah tidak bisa diolah lagi,” ucapnya.

Atas dasar itu, lanjut Ence, pemilik lahan melakukan penutupan akses jalan proyek tol. Ia berharap pembayaran lahan cepat dilunasi dan diselesaikan. Jika tidak, mereka akan tetap menutup akses jalan proyek.

“Sebelum ada pembayaran (akan ditutup), karena ini kan sudah 3 bulan. Kami memberikan toleransi tidak ada apa-apa. Sementara uang sewa yang ditawarkan hanya Rp 500 ribu, buat apa,” katanya. (gun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.