Radarsumedang.id – Pada perhelatan Pemilihan Kepala Desa Serentak di Kabupaten Sumedang. Diketahui banyak Calon Kepala Desa Petahana mengalami kekalahan.
Berdasarkan daya sementara yang diterima DPMD menunjukkan, sekitar 60 persen calon kades yang merupakan petahana (incumbent) kalah dalam Pilkades Serentak 2021 ini.
“Jadi data sementara yang masuk ke kami, sebanyak 37 orang atau 60 Persen petahana kalah dalam perolehan suara sementara. Sedangkan 23 diantaranya terpilih kembali menjadi Kades,” ujar Kepala Dinas PMD Endah Kusyaman.
Endah menegaskan, data tersebut masih bersifat sementara. Mengingat DPMD Kabupaten Sumedang belum menerima berita acara resmi Penetapan Calon Kades terpilih resmi dari Panitia Pilkades.
“Ini sifatnya masih sementara ya. Karena kami belum menerima Berita Acara secara resmi dari para Panitia Pilkades Serentak,” katanya.
Endah menambahkan, pelaksanaan Pilkades Serentak di 89 Desa di Kabupaten Sumedang ini telah berjalan sukses tanpa ekses.
“Alhamdulillah, sejauh ini tidak ada permasalahan di Desa yang melaksanakan pemilihan. Saya berharap agar semua Kepala Desa terpilih dapat mengemban amanah yang diberikan oleh masyarakatnya,” pungkas Endah.
Para petahana yang banyak bertumbangan pada Pilkades kemarin pun terbukti di dua desa di Kecamatan Buahdua. Yang mana dua calon incumbent yang ikut dalam pilkades yaitu Sunardi Desa Bojongloa dan Fathurrohim Desa Ciawitali kalah alias tidak terpilih lagi.
Diketahui, pada pilkades serentak di dua desa yaitu Bojongloa dan Ciawitali masing-masing diikuti hanya oleh dua calon.
Yang mana calon desa Bojongloa teridiri dari nomor 1 Uum Sumnajaya dan nomor 2 Sunardi. Sedangkan untuk Ciawitali nomor 1 Fathurrohim dan nomor 2 Tasim.
Dari hasil rekapitulasi akhir perolehan suara untuk desa Bojongloa, calon kades nomor 1 Uum Sumnajaya terpilih dan meraih terbanyak 1142 suara. Sementara calon Sunardi nomor dua yang merupakan incumbent meraih 999 suara dengan suara tidak sah sebanyak 12 dari jumlah DPT 2704.
Sementara di desa Ciawitali, dari hasil rekapitulasi akhir perhitungan suara. Calon kades nomor dua Tasim meraih suara terbanyak dengan 735 suara sah. Sementara calon nomor 1 Fathurrohim (incumbent) mendapat 456 suara dan di tambah suara tidak sah sebanyak 12 dari jumlah DPT 1373 hak pilih.
“Ya semua calon incuben baik itu Sunardi di desa Bojongloa maupun Fathurrohim desa Ciawitali keduanya kalah. Kemudian yang baru Uum Sumnajaya desa Bojongloa serta Tasim desa Ciawitali terpilih jadi Kades untuk periode 2021-2027,” kata Camat Buahdua Tono Suhartono.
Meski demikian kata Tono, semua calon adalah putra terbaik dari masing-masing desanya.
“Soal kalah menang itu hasil pilihan rakyat secara demokrasi dan dilaksanakan oleh panitia dengan jurdil. Yang terpenting pelaksanaan pilkades di dua desa berjalan lancar, aman dan tertib serta sukses tanpa ekses. Hasil perhitungan suara telah di tetapkan dan di sahkan oleh para saksi dari masing-masing calon kades,” jelas Tono.
Sementara untuk calon kades yang merupakan suami istri di Desa Cipandanwangi, Kecamatan Cisarua. Pihak kecamatan memastikan sang suami berhasil meraih suara terbanyak.
“Alhamdulillah untuk yang di Desa Cipandanwangi dimenangkan oleh Pak Kuwu yakni Pak Ocang Suparman dengan jumlah 579 suara. Sehingga capaian hasil suara telah memenuhi standar,” kata Camat Cisarua, Marlina saat dihubungi via sambungan telepon. (jim)





