Radarsumedang.id – Seorang pria bernama Yana Supriatna, warga Dusun Babakan Regol, Desa Sukajaya, Kecamatan Sumedang Selatan dilaporkan hilang secara misterius di wilayah jalan Cadas Pangeran, Dusun Singkup Desa Ciherang Kecamatan Sumedang Selatan, Rabu (16/11) malam.
Pantauan di lapangan, sejak Rabu malam hingga dini hari petugas gabungan dari unsur TNI, Polri, BPBD, PMI dan keluarga korban melakukan pencarian dilokasi. Namun mereka hanya menemukan kendaraan Yana di pinggir jalan dalam kondisi tergeletak.
Yadi, salah satu keluarga korban menuturkan, Yana sempat menghubungi istrinya, saat berhenti untuk menunaikan sholat Magrib di Masjid sekitar wilayah Simpang Pamulihan. Dan kemudian memberi kabar melalui pesan suara, bahwa Yana membawa seorang penumpang ikut menumpang menuju Sumedang.
“Di voice note, yang kedua dia menjelaskan sudah tidak kuat lagi menahannya,” kata Yadi.
Selanjutnya, kata Yadi, pihak keluarga melakukan pencarian dengan menyusuri jalur Cadas Pangeran. Namun korban tidak kunjung ditemukan.
“Dari kejauhan saya melihat ada helm dan motor. Terus menghubungi saudara saya bahwa motornya sudah ditemukan, tapi orangnya sudah enggak ada,” ucap Yadi.
Upaya pencarian pun terus dilakukan pada Kamis (17/11) siang. Namun, hingga berita ini dimuat, petugas belum dapat menemukan petunjuk hilangnya korban.
Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prasetyo Robbyanto menuturkan, berdasarkan keterangan sementara dari pihak keluarga, pihaknya melihat adanya indikasi tindakan kejahatan atas hilangnya Yana. Hal itu, berdasarkan pada rekaman suara dari korban kepada pihak keluarga.
“Saat ini pencarian dilakukan oleh 3 pilar (TNI, Polri, Pemda), kami melakukan penyisiran dari sisi bawah maupun atas, untuk memastikan adanya korban,” kata Eko.
Dikatakan, saat ini diduga Yana menjadi korban tindak kriminal. Namun kemungkinan lain penyebab hilangnya Yana juga masih ditelusuri.
“Istrinya menerima voice mail, dimana menyatakan korban jiwanya terancam dan sepeda motornya ditemukan di sisi Cadas Pangeran ini,” ucap Eko.
Pihak kepolisian juga berupaya melakukan penyelidikan komprehensif untuk membuka motif-motif lain atas hilangnya korban yang misterius.
“Namun kemungkinan-kemungkinan, tetap kami buka untuk motif-motif lainnya. Mungkin masalah keluarga atau pekerjaan,” ujar Eko.
Hingga berita ini diturunkan, petugas masih kesulitan melakukan pencarian, mengingat hujan yang cukup deras dan kondisi geografis titik hilangnya korban. (gun)






