Geram, Warga Tanjungsari Tabur Ikan di Jalan Rusak dan Ancam Tutup Akses Mobilisasi Tol Cisumdawu

oleh

Radarsumedang.id, TANJUNGSARI – Warga dua desa, yakni Desa Pasigaran dan Desa Margaluyu Kecamatan Tanjungsari melakukan aksi protes atas kondisi rusaknya ruas jalan kabupaten di wilayah mereka, akibat dari dampak pembangunan Tol Cisumdawu, Minggu (5/12).

Puluhan warga dari mulai anak muda, emak-emak, hingga lansia, kompak turun ke jalan membawa puluhan poster tulisan berisi kekesalan kepada pihak tol. Bahkan, juga menebar puluhan ekor ikan ke badan jalan yang tergenang air.

Selain itu, warga pun meminta pihak tol secepatnya memperbaiki jalan yang rusak. Jika tidak, mereka mengancam akan melarang kendaraan proyek tol melintas jalan tersebut.

Seorang warga, Wulan (42) mengatakan, sejak adanya proyek tol di lingkungan mereka, ruas jalan kabupaten di permukiman warga menjadi rusak. Jika musim hujan, jalan jadi becek karena tertutup air disertai lumpur.

“Sudah 10 tahun kami masih begini begini saja (jalan rusak), tidak ada reaksi dari Adhi Karya (salah satu pelaksana proyek),” ujarnya.

Padahal, kata Wulan, dulu pihak pelaksana proyek menjanjikan akan membenahi jalan yang rusak akibat aktivitas kendaraan proyek. Namun hingga kini belum terealisasi.
“Kami tidak minta uang, warga hanya ingin jalan bagus, itu saja,” ujarnya.

Tokoh masyarakat setempat, Iwan Suharya mengatakan, warga sudah sering menagih janji pihak perusahaan, namun hanya direspon dengan pengecoran sebagian badan jalan.

“Setiap kami tagih hanya dikasih satu (truk) molen saja. Kena hujan juga sudah habis lagi. Jalan semakin (rusak) parah, ini sangat mengganggu warga,” tuturnya.

Kerusakan jalan, kata dia, sekitar 200 meter tepat di perbatasan antara Desa Pasigaran dan Desa Margaluyu.(gun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.