RADARSUMEDANG.ID, SUMSEL–MA Plus Al Munir Sumedang mengisi waktu setelah penilaian akhir semester (PAS) ganjil tahun ajaran 2021/2022 dan kegiatan remedial, dengan beragam kegiatan. Mulai dari keagamaan, sosialisasi kesehatan remaja dari puskesmas, pembinaan dari polsek, pelatihan baris-berbaris, pramuka, turnamen bola volly, lomba kesenian, CCQ, dan diakhiri dengan bakti sosial.
Seluruh kegiatan tersebut dilaksanakan dari tanggal 20 Desember 2021 hingga 31 Desember 2021 mendatang. Kepala MA Plus Al Munir Sumedang H Budiman, S.Pd, MM menuturkan seluruh kegiatan tersebut dilakukan menindaklanjuti imbauan dari Kemenag Sumedang terkait dihilangkannya liburan sekolah pada semester ganjil saat ini.
“Semua kegiatan tersebut insya Alloh bermuatan positif dan memberikan tambahan nilai bagi para siswa, terkait pendalaman keagamaan, life skill, pembentukan karakters siswa, dan juga menyalurkan bakat kesenian dan olahraga juga,” terang H Budiman.
H Budiman menambahkan sebelum hari pembaian rapot dilaksanakan para siswa akan menggelar bakti sosial dengan memberikan santunan hasil infaq kepada warga sekitar madrasah yang membutuhkan.
“Semoga selain akademiknya baik, pemahaman agamanya bagus, rasa akan seninya juga muncul, namun juga memiliki kepribadian sosial yang baik pula, terlebih di masa pandemi sekarang ini, nilai-nilai kepedulian sosial perlu terus ditumbuhkembangkan,” jelasnya.
Seperti di hari pertama kegiatan akhir semester, dilakukan dua kegiatan pembinaan dari Puskesmas Sukagalih Kecamatan Sumedang Selatan dan pembinaan dari Polsek Sumedang Selatan, Senin (20/12).
“Sebetulnya setiap tahun juga pembinaan dari puskesmas dan polsek rutin dilakukan. Dari pihak polsek dalam hal ini dari Babinkamtibmas menyosialisasikan bahanya penyalahgunaan narkoba, kenakalan remaja, dan juga diberikan pemahaman tentang etika berlalu lintas,” urainya.
Sementara itu dari pihak Puskesmas Sukagalih, memberikan sosialisasi sekaligus pemahaman tentang kesehatan remaja, penerapan prokes, pentingnya vaksinasi, bahaya penyalahgunaan narkoba, dan bahaya perilaku seks bebas di kalangan remaja yang patut dihindari.(rik)






