RADARSUMEDANG.ID, KOTA–Elyadi Jahid Palupi salah seorang mahasiswa semester 4 kampus Poltekpos Indonesia di Bandung berhasil menekuni usaha produksi keripik pisang. Di usianya yang terbilang masih muda, 20 tahun, Elyadi telah menjemput kesuksesannya sebagai pengusaha muda.
Keripik pisang yang diproduksinya dengan merk Banane Kriuk kini telah berhasil dipasarkan tidak hanya di Sumedang tetapi juga telah dijual ke sejumlah kota dan sentra oleh-oleh. Seperti di sentra oleh-oleh objek wisata Ciwidey dan Pangalengan.
Elyadi menuturkan awal tertarik terjun memproduksi keripik pisang lantaran melihat peluang pasar untuk makanan ringan sangat tinggi termasuk dengan makanan ringan jenis keripik-keripikian ini.
“Kita bisa memperhatikan sendiri datang ke sentra-sentra makanan ringan di Sumedang atau pun di luar Sumedang, makanan ringan apapun sebagian besar sangat diminati. Akhirnya melihat peluang itu saya memutuskan untuk mencoba peruntungan dari berjualan keripik pisang,” ungkap Elyadi di pabrik keripiknya di Jalan Talun Tengah Nomor 13 RT 03 RW 04 Kelurahan Talun Kecamatan Sumedang Utara, baru-baru ini.
Sebelum usaha produksi keripik pisangnya sukses sekarang, Elyadi mengawali usahanya dengan menjadi reseller keripik pisang produksi orang lain. “Awalnya hanya menjual kembali keripik pisang produksi dari orang lain, jadi benar-benar belum ada brand waktu itu, dan juga tidak banyak menambahkan add value,” imbuhnya lagi.
Dalam perkembangannya Elyadi yang banyak memiliki relasi para pengusaha muda di Kota Bandung, akhirnya terbersit ide untuk membangun brand camilan keripik pisang sendiri. “Setelah berdiskusi dan bertukar pikiran dengan relasi pengusaha muda di Bandung saya memutuskan untuk memproduksi keripik pisang dengan brand sendiri,” sebut Elyadi.
Elyadi sedikit berbagi rahasia sukses dalam memulai usaha. Menurut pemuda pituin Sumedang ini, apapun jenis usahanya yang paling penting adalah sikap ulet, kerja keras, kreatif dan inovatif. “Insya Alloh jika kita memiliki sikap ideal seorang wirausaha, apapun usahanya bisa sukses,” tandasnya.
Seperti dijalankan Elyadi sendiri, sebagai wirausahawan muda, awalnya mengawali hanya menjadi reseller sambil membaca peluang pasar. “Setelah memiliki bekal pengalaman itu akhirnya saya memberanikan diri memproduksi dan membangun brand sendiri,” kata Elyadi.
Sikap kreatif dan inovatif ini menurut Elyadi yang harus terus dikembangkan secara berkelanjutan oleh seorang wirausahawan. “Tanpa ada ide-ide kreatif dalam produksi dan pemasaran saya yakin usaha apapun akan stagnan, sebaliknya dengan inovasi dan kreatifitas apapun produknya bisa laku di pasaran,” terang Elyadi lagi.
Begitupun dalam produksi keripik pisang Banane Kriuk, Elyadi banyak menambahkan add value pada keripik pisangnya. Sebagian besar pengrajin keripik pisang hanya membuat dua rasa saja, keripik pisang asin atau manis.
“Lalu saya berpikir kenapa tidak membuat keripik pisang aneka rasa. Hasilnya alhamdulillah respon pasar bagus terutama milenial dan zilenial sangat suka dengan keripik pisang aneka rasa,” ungkap Elyadi.
Saat ini keripik pisang Banane Kriuk sudah diproduksi dengan delapan varian rasa yakni Chocolate, Creamy Milk, Greentea, Roasted Corn, Sweet Corn, BBQ, dan Balado Spicy.
Sementara dalam pemasarannya, Elyadi juga tidak hanya mengandalkan pemasaran langsung (offline) tetapi juga sudah ke digital marketing dengan memanfaatkan marketplace mainstream sperti Tokopedia, Bukalapak dan juga marketplace produk UMKM Sumedang gumasep.com.
“Untuk offline kami jual di toko resmi kami di Talun Tengah. Juga bisa dibeli di gerai UMKM ITB Jatinangor dan supermarket Griya serta di sejumlah toko oleh-oleh yang ada di Ciwidey dan Pangalengan,” rincinya.
Keripik pisang Banane Kriuk selain unik dari segi nama dan banyak varian rasa, juga memiliki sejumlah keunggulan lainnya yang menjadi daya tarik pembeli. “Yang paling penting bahan baku keripik pisang yang digunakan adalah pisang asli Sumedang yang merupakan pisang pilihan terbaik,” terang Elyadi.
Elyadi mengungkapkan respon konsumen yang sudah berlangganan keripiknya. “Banyak yang mengatakan rasa keripik pisang Banane Kriuk sangat menggugah selera, varian rasanya sangat terasa di mulut. Selain itu juga dari sisi harga sangat murah hanya Rp 12.000 saja untuk satu kemasan,” pungkasnya.(rik)







