RADARSUMEDANG.ID, KOTA–Sekolah Menengah Atas Islam Terpadu (SMAIT) Insan Sejahtera Sumedang secara perdana menerima visitasi akreditasi dari Tim Asesor Badan Akreditasi Nasional Sekolah Menengah (BAN-SM) Provinsi Jawa Barat, selama dua hari, Rabu sampai Kamis (16-17/3/2022).
Kedatangan Tim Asesor yang terdiri dari Saprudin, S.Ag., M.Pd. dan Bagus Nurul Iman, M.Pd. tersebut, disambut gembira olah para pelajar mulai dari pintu masuk menuju kampus SMAIT Insan Sejahtera. Hadir pula Ketua Yayasan Hj. Yani Citraeni, S.E., M.Pd, Pembina Yayasan Harwanto, AK., MM., CA, Kepala SMAIT Insan Sejahtera Hamidan, S.Si, Tim Akreditasi/dewan guru dan juga komite sekolah.
Ketua Yayasan Hj Yani Citraeni, SE, MPd mengaku bersyukur lantaran SMAIT Insan Sejahtera yang sudah mendapatkan izin operasional sejak Mei 2020 bisa menerima visitasi dalam rangka akreditasi dari BAN SM Jabar.

“Alhamdulillah saat ini berlangsung visitasi akreditasi dari Tim Asesor BAN SM Jabar untuk yang pertama kalinya. Semoga proses Akreditasi ini diberikan kelancaran dan keberkahan pada setiap prosesnya dengan harapan SMA IT Insan Sejahtera mampu memberikan pendidikan yang berkualitas dan bermutu tinggi,” ucap Umi Yani, sapaannya, di sela-sela visitasi, kemarin (16/3).
Umi Yani, menjelaskan sebagai bentuk persiapan menempuh akreditasi sudah dilakukan sejak jauh-jauh hari dengan maksimal oleh seluruh elemen sekolah. “Sudah cukup matang persiapannya semenjak Agustus 2021 lalu sudah mulai mendapatkan pembinaan dari jajaran pengawas KCD Disdik Jawa Barat dan pelatihan-pelatihan lainnya dalam rangka memperoleh nilai yang maksimal,” terangnya.
Sebagai salah satu SMA favorit di Sumedang yang menerapkan konsep boardhing school memiliki kelebihan tersendiri. SMAIT Insan Sejahtera dibentuk dan didirikan untuk mengantarkan peserta didik menuju kepada potensi terbaiknya dengan membangun kecerdasarn intelektual, spiritual, dan emosional dalam atmosfer Qur’ani. Mengusung tagline Tangguh, Berprestasi, Berjiwa Santri para pelajar diharapkan kelak mampu berkopetisi di dunia global tanpa kehilangan budaya dan moral.

Rangkaian acara di hari pertama visitasi diawali dengan pembukaan dan dilanjutkan dengan penelaahan dokumen atau verifikasi dan klarifikasi isian instrumen akreditasi yang bertempat di Saung Angklung Sekolah Insan Sejahtera.
Dalam proses tersebut telah menerapkan model Instrumen Akreditasi Satuan Pendidikan 2020 (IASP 2020) yang merupakan pengembangan dari instrumen akreditasi sebelumnya. Dalam IASP 2020 juga menilai kelayakan sekolah berdasarkan 4 komponen mutu (sebelumnya 8 standar) yakni Mutu Lulusan, Proses Pembelajaran, Mutu Guru, dan Manajemen Sekolah/Madrasah.
Visitasi dilaksanakan dengan tujuan untuk verifikasi dan klarifikasi data, bukti kelayakan didimonasi bukti performance, serta opsi jawaban merupakan capaian kinerja dinyatakan dalam bentuk level 1,2,3 dan 4.
Tim Asesor juga di hari pertama menggali informasi terkait program sekolah pada empat standar yang ditentukan yang dilanjutkan dengan wawancara kepada para siswa terkait program dan pelaksanaan pendidikan yang dilaksanakan di sekolah serta pengisian angket oleh siswa. Sesuai agenda, untuk visitasi hari kedua akan diisi dengan agenda observasi langsung pada kegiatan pembelajaran di mana asesor ikut hadir ke kelas.(rik)








