RADARSUMEDANG.ID – Pemerintah Kabupaten Sumedang berencana akan membuat sebuah kegiatan olahraga lari sepanjang 5 kilometer di Seksi 3 Tol Cisumdawu Sumedang. Itu terungkap dalam Rakor Forkopimda di ruang tengah Gedung Negara, Kamis (2/6).
Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir pun meminta agar usulan event tersebut dikaji dari sisi kesehatan dan keamanan. Pasalnya kemampuan fisik seseorang sangat menentukan para peserta yang akan melibatkan pelajar SMP/sederajat dan SMA/SMK sederajat ini.
“Memang lari di jalan tol ini bisa kita kemas dalam kemasan wisata dan akan ada multifier effect. Akan tetapi harus ada pembatasan juga karena kalau enggak kuat bisa pingsan,” kata Dony.
Selain itu dirinya juga meminta agar Disparbudpora Sumedang yang akan ditunjuk sebagai panitia segera berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Sumedang untuk menyiapkan para pelajar SMP dan SMA itu. Mengingat yang akan diikutsertakan hanya kelas VII dan VIII untuk tingkat SMP dan kelas X dan XI untuk tingkat SMA/SMK.
“Jadi harus ada verifikasi dari guru olahraga di SMP juga SMA. Karena ini berhubungan dengan kapasitas, kesiapan pelajar, kesiapan kesehatan, jangan sampai membawa masalah. Nanti juga kesehatannya harus betul-betul dikaji dulu bagaimana,” ujarnya.
Oleh sebab itu, ia menyarankan agar ada pra event yang akan dilakukan oleh Forkopimda maupun jajaran SKPD untuk lari santai di jalan tol. “Nanti akan kita uji coba dulu kuatnya di jarak berapa, kita lakukan dulu lari gembira saja atau senam bersama di jalan tol,” ucapnya.
Senada, Wakil Bupati Sumedang H. Erwan Setiawan menyarankan agar lari 5 KM itu disesuaikan dengan kalender pendidikan. Dirinya mendukung atas inisiasi tersebut lantaran pemandangan yang terlewati sangat indah, sehingga berbeda dengan kebanyakan jalan tol di Indonesia.
“Jalan tol ini kan belum dioperasikan seksi 2 dan 3, makanya sambil nunggu kita gunakan dulu. Tol Sumedang itu beda dengan yang lain, ke Sumedang ini indah ada gunung dan udaranya relatif sejuk sambil kita nikmati alam Sumedang. Saya minta nanti lari harus jadi agenda tahunan. Tapi lokasinya bisa di jalan lingkar Jatigede ataupun BGG Jatinangor,” katanya. (jim)







