Warga Jakarta Mendaki Gunung Tampomas Akhirnya Ditemukan tak Bernyawa

oleh
oleh
AGUN/RADARSUMEDANG.ID PERSIAPAN: Tim gabungan saat persiapan evakuasi jasad di Gunung Tampomas, Selasa (7/3).

RADARSUMEDANG.ID Seorang pria ditemukan meninggal dunia di jalur pendakian Gunung Tampomas, Selasa (7/3). Pria tersebut bernama Muchlis (68) warga Koja, Jakarta Utara.

 

Jasadnya ditemukan oleh tiga remaja yang sedang mendaki. “Kami sedang naik, pas mau sampai puncak lihat orang tergeletak. Ada luka di kepala (diduga terbentur),” kata Jefri (19) yang menemukan jasad tersebut.

 

Awalnya kata Jefri, dirinya mengira pria tersebut sedang tidur. “Saya ngamera sambil manggil-manggil, nggak ngejawab. Mulutnya sudah dikerubungi lalat,” ujarnya.

 

Melihat kondisi itu, Jefri dan dua temannya menyimpulkan bahwa korban sudah tak bernyawa. Ketiganya pun memutuskan kembali ke bawah dan melaporkan temuannya itu ke petugas pos jaga Gunung Tampomas.

 

Kasie Darlog BPBD Kabupaten Sumedang, Asep Ramdani membenarkan adanya temuan jasad di jalur pendakian Gunung Tampomas. Berdasarkan laporan dari petugas pos jaga, korban berangkat dari jalur TPS Cibeureum Kulon, Kecamatan Cimalaka.

 

Mendapat laporan tersebut, pihaknya memberangkatkan satu tim untuk melakukan evakuasi dibantu PMI, relawan, TNI dan Polri. Pantauan di lapangan, tim gabungan mulai berangkat dari pos sekitar pukul 18.30 WIB.

 

“Telah diberangkatkan personil untuk mengevakuasi jenazah dari Gunung Tampomas. Korban bernama Muchlis warga Jakarta. Almarhum sudah berada di sini sejak hari Minggu, (5/3), sempat turun dulu, kemudian naik lagi,” kata Asep.

 

Asep menyebut, kendala yang dihadapi saat proses evakuasi yakni cuaca yang tidak menentu. Hingga berita ini disusun (tadi malam, red), proses evakuasi masih berjalan.

 

“Kendalanya adalah jarak yang jauh, untuk naik sekitar 3 jam perjalanan jalan kaki, mudah-mudahan turun bisa 2 jam. Kemudian cuaca juga di sini tidak menentu, kadang hujan kadang cerah. Mudah-mudahan proses evakuasi berjalan lancar,” ucapnya. (gun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.