RADARSUMEDANG.ID – Seorang pelajar meninggal dunia pada Jumat (10/3). Korban diketahui berinisial I, siswa salah satu SMK di Sumedang. Sebelumnya puluhan pelajar dari sejumlah sekolah terlibat keributan di GT Tol Karapyak.
Korban meninggal dunia setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumedang, karena mengalami luka serius di bagian punggung diduga akibat terkena sabetan senjata tajam (sajam).
Salah seorang saksi yang melihat di lokasi kejadian, Jikun mengatakan, awalnya ada ratusan pelajar yang memberhentikan truk di GT Tol Karapyak. Namun setelah truk diberhentikan, ternyata ada dua orang pelajar dari sekolah lainnya.
“Yang saya lihat ada ratusan pelajar nyegat truk, nggak taunya di dalam truk ada dua orang pelajar lain. Terus yang dua orang turun dan kabur,” kata Jikun.
Setelah melihat dua orang pelajar itu turun dan kabur, kata Jikun, ratusan pelajar tersebut yang awalnya hendak memberhentikan truk langsung mengejarnya.
“Ratusan pelajar yang melihat dua orang turun dari truk, langsung mengejarnya. Dari situ saya nggak tahu lagi gimana,” katanya.
Sementara itu Humas RSUD Sumedang, Rudianto membenarkan, pelajar yang dibawa ke rumah sakit meninggal dunia sekitar pukul 15.39 WIB. “Iya benar tadi pelajar yang dibawa ke rumah sakit meninggal dunia,” ucapnya.
Rudianto menuturkan, sebelumnya korban sempat mengalami hilang kesadaran. Lantaran korban mengalami luka cukup serius di bagian punggung kanan.
“Kalau lukanya kurang paham terkena apanya, cuma kalau lihat dari lukanya rapih sepertinya terkena benda tajam,” ucapnya.
Pasca insiden tawuran pelajar tersebut, pihak polisi dari Polres Sumedang mengamankan puluhan pelajar dari sejumlah SMK dari Indramayu dan Sumedang. Mereka diamankan di dua lokasi, yakni di GT Sumedang dan kos-kosan di Angkrek Kelurahan Situ. Selain itu polisi juga memburu pelaku yang membacok korban hingga menyebabkan tewas.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Sumedang, Iptu Maulana Yusuf menyebut, diamankannya puluhan pelajar tersebut tidak ada kaitannya dengan meninggalnya seorang pelajar.
“Tidak ada kaitannya antara puluhan pelajar yang diamankan dengan pelajar yang meninggal,” katanya.
Disebutkan, meninggalnya pelajar bernama I, karena diserang pelajar lainnya. Korban, saat itu sedang memakai melintas menggunakan motor, tiba-tiba ditendang oleh pelaku yang juga menggunakan motor.
“Kejadiannya di Pasirmalang. Korban sedang naik motor, tiba-tiba ada pelajar lainnya. Korban ditendang hingga jatuh, lalu dibacok,” ucapnya.
Hingga berita ini dibuat, Satreskrim Polres Sumedang masih memburu pelaku. Polisi juga masih mendalami kasus tersebut. (gun)







