Notaris Muda Muhammad Ilham Kembali Raih Penghargaan Penyumbang Pajak Daerah Terbesar

oleh
oleh

RADARSUMEDANG.ID – Notaris muda Muhammad Ilham Ramadhan Putra kembali meraih penghargaan dari Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, sebagai penyumbang pajak daerah terbesar dari Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) di tahun 2023.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir pada acara Penyampaian SPPT PBB P2 Tahun 2023 di Pendopo PPS Sekretariat Daerah Kabupaten Sumedang, Selasa (14/3).

“Alhamdulillah tahun ini bisa menyumbang Rp 4,8 miliar untuk BPHTB. Ini didapat dari transaksi akta jual beli yang kebanyakan dari perumahan bersubsidi maupun komersil di beberapa wilayah di Kabupaten Sumedang. Penghargaan ini merupakan yang ketiga kalinya bagi saya, dan jujur saja ini tidak mudah,” kata Ilham kepada Radar Sumedang disela penyampaian SPPT PBB P2 tahun 2023 di Pendopo PPS, Selasa (14/3).

Kata Ilham, jumlah ini sejak tiga tahun terkahir terus naik sekitar Rp 1 miliar (tahun 2020 Rp 2,7 miliar, tahun 2021 Rp 3,7, miliar). Terlebih disebutkan Ilham saat ini banyak bermunculan pengembang perumahan baru.

“Sejak tol Cisumdawu dibuka, banyak pengembang yang membuka lahan baru sehingga potensi penarikan pajak dari kredit perumahan rakyat (KPR) mengalami peningkatan. Kemudian ada beberapa dari pembebasan lahan untuk perumahan sekitar 1-2 hektar yang cukup besar,” ujarnya.

Ia juga mengatakan, saat ini untuk mengurus BPHTB semakin mudah karena bisa dilakukan secara online.

Hal ini pun selaras dengan prinsip di kantor notaris miliknya yaitu gerak cepat (gercep), geber gaspol. Termasuk nasihat dari Ali bin Abi Thalib yaitu kerja yang penting tidak fokus ke penilaian orang, biar masyarakat yang memberikan nilai.

“Jadi saat ini, segala proses validasi ditempuh secara online sehingga lebih efektif memudahkan kami selaku pejabat pembuat akta tanah (PPAT). Kemudian kita juga selalu pakai layanan digital Si Apdol (Sistem Aplikasi Pajak Daerah Online),” ucapnya.

Ilham menambahkan, setelah menargetkan Rp 5 miliar untuk BPHTB tahun 2022. Dirinya per tahun ini menargetkan kontribusi untuk BPHTB tahun 2023 sekitar Rp 6-7 miliar.

“Saya yakin dapat mencapai target karena saat ini banyak pengembang yang baru. Belum lagi wilayah kerja saya, khususnya untuk perumahan ada di Tanjungsari, Sumedang kota, Cimanggung, Tomo, Ujungjaya, Paseh dan Cimalaka,” katanya. (jim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.