Hj Tuti Sebut Kendala itu Adalah SDM dan Integrasi Program

oleh
oleh
FOR RADARSUMEDANG.ID MUSRENBANG: Suasana Musrenbang RKPD yang diikuti sejumlah pihak di Gedung Negara, baru-baru ini

RADARSUMEDANG.ID – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappppeda) Sumedang, Hj Tuti Ruswati mengatakan, masalah sumber daya manusia (SDM) para aparatur pemerintah daerah menjadi salah satu kendala dalam pembangunan di Sumedang.

 

“Memang yang menjadi kendala itu adalah SDM, dan integrasi program. Meskipun demikian kita petakan kendala tadi dan mencari solusi untuk memecahkan masalah tersebut, dengan inovasi kolaborasi. Kemudian juga sebagaimana disampaikan Pak Bupati pondasi membangun Sumedang adalah agama, budaya dan teknologi, kemudian reformasi birokrasi dan mindset aparatur menjadi konsen prioritas,” kata Tuti kepada sejumlah awak media di sela Musrenbang dalam rangka penyempurnaan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Sumedang Tahun 2024 di Gedung Negara, baru-baru ini.

 

Kata Tuti, Musrenbang RKPD 2024 mengacu pada rencana pembangunan daerah (RPD) 2024-2026. Mengingat jabatan Bupati dan Wakil Bupati akan berakhir pada 2023 sehingga disusun untuk 2024-2026 dengan tema SDM unggul, digitalisasi unggul, ekonomi unggul dan daya saing yang punjul.

 

“Empat isu strategis, seperti peningkatan SDM, reformasi birokrasi, digitalisasi ekonomi juga infrastruktur tetap menjadi prioritas,” ujarnya.

 

Sementara Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir meminta seluruh jajaran harus paham terhadap isu strategis di Kabupaten Sumedang, antara lain isu pembangunan SDM yang berdaya saing, isu pertumbuhan ekonomi, isu pembangunan infrastruktur wilayah yang merata dan berkelanjutan dan isu reformasi birokrasi tata kelola pemerintahan.

 

“Karena isu-isu ini akan menjadi referensi kita untuk membuat kebijakan, program dan kegiatan untuk mengatasinya. Jadi berangkat dari masalah dan kita hadir dengan program kegiatan dan kebijakan untuk mengatasi masalah,” ungkapnya.

 

Termasuk dalam hal ini, Pemda harus mempunyai target hasil pembangunan di Tahun 2024, yakni pendidikan, SDM, ekonomi, kemiskinan, stunting dan yang lainnya. “Jadi apa yang kita buat harus mengacu pada hal-hal di atas, termasuk berkaitan dengan isu pembangunan SDM,” ucap Dony.

 

Lebih dari dirinya menyampaikan rasa terimakasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sumedang yang telah mencurahkan tenaga dan pikirannya untuk berpartisipasi dalam membangun Kabupaten Sumedang. Pasalnya, berkat dukungan semua pihak, banyak capaian yang raih oleh Kabupaten Sumedang di tahun 2022.

 

“Alhamdulillah berkat dukungan dari semuanya, capaian-capain kinerja pemerintah daerah Tahun 2022 semakin meningkat. Angka kemiskinan yang sebelumnya 10,71, di tahun 2022 turun menjadi 10,14. Penurunan ini adalah terbaik ke dua di Jawa Barat dibandingkan dengan Kabupaten-kabupaten yang lain,” jelas Dony. (jim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.