RADARSUMEDANG.ID – Polres Sumedang memastikan akan menindak pemakaian knalpot brong. Baru-baru ini, Polres Sumedang telah menyita ratusan knalpot brong dari hasil cipta kondisi menjelang bulan Ramadan.
Wakapolres Sumedang, Kompol Endar Supriyatna menjelaskan, knalpot bising yang disita merupakan hasil dari Operasi Pekat Lodaya 2023 yang dilakukan jajaran Polres Sumedang selama 10 hari. Operasi digelar oleh Polres Sumedang dan Polsek jajaran.
“Operasi Pekat Lodaya 2023 dengan sasaran penyakit masyarakat seperti peredaran miras, perjudian, premanisme dan penertiban knalpot bising. Dari hasil operasi tersebut kami berhasil di antaranya mengamankan sebanyak 357 knalpot brong, yang dilakulan jajaran Satlantas, Sabhara dan Polsek di wilayah hukum Polres sumedang,” kata Endar.
Pasalnya, lanjut Endar, keberadaan knalpot brong sangat meresahkan masyarakat, karena suaranya yang bising serta menggangu Kamtibmas. “Iya keberadaan knalpot bising sangat meresahkan masyarakat, apalagi di bulan suci Ramadan ini. Sehingga masyarakat dapat melaksanakan ibadah puasa dengan nyaman,” katanya.
Ratusan knalpot tersebut kata Endar, selanjutnya bakal dimusnahkan. Sebelumnya jajaran polsek juga melakukan pemusnahan knalpot bising di wilayahnya.
Selain knalpot brong, sebanyak 604 botol miras berbagai merk dan 20 liter tuak juga berhasil diamankan oleh Satnarkoba Polres Sumedang. “Operasi Pekat Lodaya dilaksanakan dalam rangka cipta kondisi serta untuk mewujudkan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif selama bulan suci Ramadan,” ucapnya.
Endar menuturkan, miras yang berhasil disita juga nantinya akan dimusnahkan pada saat pelaksanaan Gelar Pasukan Ops Ketupat Lodaya 2023. Pihaknya berharap kepada masyarakat agar dapat menjaga situasi Kamtibmas selama pelaksanaan ibadah di bulan Ramadan.
“Kami mengimbau agar masyarakat tidak melaksanakan kegiatan yang dapat mengganggu situasi Kamtibmas seperti minum-minuman keras, bermain petasan dapat mengganggu kenyamanan ibadah puasa,” ujarnya. (gun)







