RADARSUMEDANG.id, SURIAN — Pemerintah Kabupaten Sumedang terus mendorong pemerataan program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga ke sekolah-sekolah yang berada di wilayah terpencil dan terluar.
Hal itu disampaikan Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir saat meninjau SMP Negeri 1 Surian, salah satu sekolah yang berada di wilayah terluar Kabupaten Sumedang, Selasa (11/8/2026).
Di tengah kondisi sekolah yang kini telah mendapatkan revitalisasi, Bupati menemukan masih adanya kebutuhan penting yang belum terpenuhi, yakni akses siswa terhadap program MBG.
“Kita berada di SMPN 1 Surian. Ini SMP yang terpencil di titik terluar Sumedang. Sekarang sudah ada revitalisasi sekolahnya, tetapi anak-anak di sini belum mendapatkan MBG,” ujar Dony.
Menurutnya, pemerataan pembangunan pendidikan tidak cukup hanya dengan memperbaiki sarana dan prasarana sekolah. Pemenuhan kebutuhan gizi peserta didik juga menjadi bagian penting untuk mendukung tumbuh kembang dan kualitas belajar anak.
Karena itu, Pemkab Sumedang telah mengusulkan 28 titik dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang diprioritaskan untuk wilayah terluar dan terpencil, termasuk Kecamatan Surian.
Bupati Dony berharap usulan tersebut segera mendapatkan persetujuan operasional sehingga pelayanan MBG dapat menjangkau para siswa di Surian.

“Kami sudah mengusulkan 28 titik dapur yang di daerah terluar dan terpencil, termasuk Surian. Mohon dengan sangat, sebagaimana surat dari kami, SPPG di Surian bisa segera diberikan izin operasionalnya,” katanya.
Bupati Dony juga menegaskan, pembangunan pendidikan harus dilakukan secara menyeluruh. Ketika sarana sekolah sudah diperbaiki dan direvitalisasi, kebutuhan dasar siswa, termasuk asupan gizi, juga harus dipastikan terpenuhi.
“Sekolahnya bagus karena sudah direvitalisasi, anaknya juga harus mendapatkan MBG,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran MBG di wilayah terpencil akan menjadi bentuk nyata pemerataan pelayanan pemerintah. Anak-anak yang tinggal jauh dari pusat pemerintahan tetap memiliki hak yang sama untuk mendapatkan makanan bergizi.
Pemkab Sumedang pun terus melakukan koordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) agar pelayanan MBG dapat segera diperluas ke wilayah-wilayah yang selama ini belum terjangkau.
Ia berharap SPPG Surian dapat segera beroperasi sehingga siswa SD maupun SMP di wilayah tersebut dapat menikmati program MBG.
“Sehingga anak-anak di SD terpencil maupun SMP terpencil ini bisa menikmati MBG,” katanya.
Ia menilai, perluasan MBG hingga wilayah terluar bukan hanya persoalan distribusi makanan, tetapi investasi jangka panjang untuk membangun generasi Sumedang yang sehat, cerdas dan berkualitas.(cwp)





