RADARSUMEDANG.ID, KOTA – BPJS Ketenagakerjaan selalu menggaungkan pentingnya perlindungan jaminan sosial bagi seluruh pekerja khususnya di wilayah Kabupaten Sumedang
Begitu demikian dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, hal ini terjalin dikarenakan adanya tujuan yang sama untuk bagaimana upaya melindungi pekerja pada sektor penerima upah dan bukan penerima upah di Jawa Barat, sama-sama melakukan program kerja untuk meningkatkan lebih banyak lagi jumlah pekerja formal dan non formal yang terlindungi program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.
Salah satu yang menjadi perhatian BPJS Ketenagakerjaan adalah bentuk sinerji nyata bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat, khususnya di Kabupaten Sumedang, yang mana BPJS Ketenagakerjaan Sumedang terpilih sebagai salah satu perwakilan daerah dalam peluncuran kampanye Kerja Keras Bebas Cemas Masuk Desa.
Kerja Keras Bebas Cemas merupakan tagline BPJS Ketenagakerjaan untuk melindungi para pekerja agar dapat fokus bekerja keras namun bebas cemas karena hadirnya perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan.
Kampanye KKBC Masuk Desa merupakan salah satu program BPJS Ketenagakerjaan dalam upaya peningkatan kepesertaan pada pertumbuhan yang berkelanjutan serta meningkatkan awareness masyarakat desa dan ekosistem desa seperti pasar, UMKM dan pekerja rentan tentang BPJS Ketenagakerjaan.
“Kampanye KKBC Masuk Desa merupakan program BPJS Ketenagakerjaan dengan sasaran dan pemerataan perlindungan yang lebih menyentuh pada ekosistem desa, seperti pasar, umkm dan para pekerja rentan, selain juga merupakan bentuk edukasi non formal dari kami yang akan langsung turun bersama merangkul pada pekerja di sektor pasar dan umkm”.

Hal tersebut disampaikan Romie Erfianto selaku Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Jawa Barat pada kunjungan silaturahmi di kantor Bupati Sumedang Dr. H. Dony Ahmad Munir, S.T., M.M. (23/06).
Pada kunjungan tersebut Romie didampingi Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sumedang Rita Mariana, dan Kepala Bidang Kepesertaan Rifi Januar.
Bupati Sumedang, Donny menyambut baik kunjungan silaturahmi tersebut dan memberikan support positif dalam hal perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan secara menyeluruh yang dilakukan secara massive oleh BPJS Ketenagakerjaan Sumedang baik kepada sektor formal maupun informal.
“Potensi Desa dan Ekosistem pasar merupakan potensi yang paling besar yang dapat meningkatkan growth kepesertaan sesuai target tahun 2026 adalah sebanyak 70jt Peserta khususnya yang paling banyak belum terlindungi adalah pekerja rentan dan peserta Bukan Penerima Upah yang ada di Desa”, disampaikan Romie.
“Kerja Keras Bebas Cemas Masuk Desa yang akan dilakukan merupakan Press Launching yang sasaran utamanya adalah Media dan Warga Desa setempat sebagai bentuk BPJS Ketenagakerjaan hadir dan fokus turun ke Desa sehingga diharapkan mampu menjadi Boosting (Dorongan) informasi yang dapat ditindaklanjuti Tim Kepesertaan untuk melakukan akuisisi peserta.
Pelaksanaan Launching KKBC Masuk Desa akan dilaksanakan secara serentak di seluruh Kantor Wilayah Indonesia, dimana BPJS Ketenagakerjaan Sumedang terpilih menjadi salah satu wilayah yang ditunjuk melaksanakan program KKBC Masuk Desa ini, dan syukur Alhamdulillah Pak Bupati menyambut baik agenda kegiatan tersebut.” Ucap Rita menambahkan.
Romie menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Sumedang atas dukungan dan komitmen dalam memastikan perlindungan tenaga kerja dalam program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.
Langkah ini adalah wujud negara hadir untuk memberikan perlindungan atas resiko sosial ekonomi yang dihadapi oleh pekerja sebagai salah satu bantalan sosial untuk meminimalisir potensi kemiskinan baru.
“Semoga semangat melindungi ini menjadi bagian ikhtiar bersama dalam mewujudkan kesejahteraan Pekerja,” pungkasnya.(adv)





