RADARSUMEDANG.ID, KOTA – Bertepatan dengan momen Hari Ulang Tahun (HUT) ke-55, Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti menghadiri kegiatan DIANI (Direksi-Dewas Melayani) di Desa Sukadana, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang.
Program DIANI merupakan pemberian layanan informasi dan penanganan pengaduan secara langsung kepada masyarakat melalui BPJS Keliling atau Mobile Customer Service (MCS). Saat melayani masyarakat Desa Sukadana yang hadir berkumpul di balai desa, Ghufron juga menjelaskan manfaat dari Program JKN dan mengenalkan bagaimana cara memanfaatkan Aplikasi Mobile JKN yang dikembangkan oleh BPJS Kesehatan dalam memudahkan peserta JKN untuk mengakses layanan administrasi maupun layanan kesehatan.
“Komitmen BPJS Kesehatan adalah memberikan pelayanan prima bagi peserta Program JKN di mana pun mereka berada. Dengan mekanisme jemput bola seperti ini, selain bisa memberikan edukasi langsung, kami juga bisa melihat potret pemahaman masyarakat di lapangan mengenai jaminan kesehatan, serta menjaring aspirasi mereka untuk meningkatkan mutu layanan ke depan,” ujar Ghufron yang didampingi oleh Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Jawa Barat, Arief Syaefuddin dan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sumedang, Jayadi, dalam kegiatan DIANI.
Saat sedang melayani peserta, Ghufron sempat berbincang dengan salah satu warga yang telah membentuk sebuah komunitas yang dinamai Komunitas Peduli Jaminan Kesehatan atau disingkat (Kopi Jahe). Salah satu pendiri dari Kopi Jahe, M. Fadhlan Irfan Darmawan, mengungkapkan bahwa tujuan dibentuknya Komunitas Peduli Jaminan Kesehatan adalah untuk meningkatkan kepedulian masyarakat, khususnya di Kecamatan Cimanggung untuk memperoleh informasi dan mendapatkan edukasi mengenai Program JKN.
“Komunitas ini kami didirikan untuk membantu masyarakat, khususnya di Kecamatan Cimanggung yang secara lokasi memang jauh dari Kantor BPJS Kesehatan Cabang Sumedang untuk mendapatkan akses informasi dan bantuan layanan kepesertaan BPJS Kesehatan. Melalui Kopi Jahe ini yang didirikan secara sukarela tanpa mengharapkan imbalan apapun dari pihak terkait, kami lakukan dalam rangka membantu Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang dan khususnya Kecamatan Cimanggung untuk dapat mewujudkan Universal Health Coverage,” ujar Fadhlan.
Fadhlan menambahkan, dengan adanya bantuan konsultasi dan pemberian informasi BPJS Kesehatan dari Kopi Jahe, pencapaian jumlah penduduk terdaftar di Kecamatan Cimanggung dari semula berkisar kurang lebih 93 persen, kini telah mencapai hampir 100 persen penduduk di Kecamatan Cimanggung yang sudah terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan.
“Dengan adanya bantuan konsultasi dan pemberian informasi dari Kopi Jahe ini, alhamdulillah kini capaian jumlah peserta BPJS Kesehatan di Kecamatan Cimanggung telah meningkat cukup pesat yaitu mencapai hampir 100 persen. Kami berharap UHC di Kabupaten Sumedang akan segera tercapai karena banyak sekali manfaat yang akan dirasakan masyarakat jika Pemerintah Kabupaten Sumedang telah mencapai UHC. Tentunya kami selalu didukung oleh BPJS Kesehatan Cabang Sumedang dengan turut aktif bersama dalam melayani masyarakat khususnya di Kecamatan Cimanggung ini,” tambah Fadhlan.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti mengungkapkan apresiasi yang sangat besar untuk Komunitas Peduli Jaminan Kesehatan di Kecamatan Cimanggung ini, yang telah sukarela membantu BPJS Kesehatan dalam memberikan informasi kepada masyarakat.
“Saya sangat mengapresiasi Komunitas Peduli Jaminan Kesehatan ini, tanpa adanya dana operasional Kopi Jahe ini secara ikhlas dan sukarela bekerja sama dengan BPJS Kesehatan dan stakeholder lainnya membantu masyarakat dalam mengakses informasi dan memberikan edukasi mengenai Program JKN. Kopi Jahe ini patut ditiru oleh desa dan kecamatan lain, agar UHC di seluruh wilayah Indonesia segera dapat tercapai,” Ujar Ghufron. (*)





