RADARSUMEDANG.id, KOTA – Pemerintah terus berupaya menjaga stabilitas harga bahan pangan dan memastikan kesediaannya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Berbagai kebijakan yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan masyarakat diterapkan dan dievaluasi seiring dengan pemberlakuannya.
Salah satu kebijakan yang diterapkan adalah pemerintah melakukan Operasi Pasar Murah yang digelar di tiga kecamatan, yakni di depan Alun-Alun Sumedang, Alun-Alun Tegalkalong dan Kecamatan Cimanggung pada Senin (18/9). Operasi Pasar merupakan salah satu upaya pemerintah dalam memastikan ketersediaan bahan pangan pokok bagi masyarakat dengan harga terjangkau.
“Selama dua bulan, September dan Oktober Dinas Koperasi UKMPP bekerjasama dengan pemangku kepentingan yang lain menggelar operasi pasar di beberapa lokasi,” kata Kepala Diskop UKMPP Sumedang, Agus Kori, Senin (18/9).
Baca Juga: Omset Pedagang Beras Menurun 30 Persen
Agus menyebutkan, warga yang berbelanja kebutuhan pokok di lokasi operasi pasar harus membawa fotokopi KTP. “Jangan lupa datang sambil bawa fotocopy KTP,” katanya.
Produk dan harga barang yang dijual di operasi pasar adalah gas elpiji 3 kg Rp19 ribu, beras medium 5 kg Rp51 ribu, gula 1 kg Rp14 ribu, telur 1 kg Rp25 ribu, garam 250 gram Rp1000, minyak goreng kemasan 1 liter Rp14 ribu dan tepung terigu 1 kg Rp11.500.
Kepala Bidang Perdagangan pada Koperasi UKM Perdagangan dan Perindustrian (Diskop UKMPP) Kabupaten Sumedang, Raden Somali mengatakan, Operasi Pasar Murah digelar untuk menstabilkan harga-harga bahan pokok. “Untuk operasi pasar murah memang sudah ada instruksi dari pak presiden untuk menstabilkan harga di semua kabupaten kota di seluruh Indonesia,” katanya.
Untuk pengadaan bahan pokok kata Somali, pihaknya bekerjasama dengan Bulog, para agen serta TNI-Polri di lapangan. “Kami dibantu oleh Bulog yang menyiapkan beras SPHP. Kemudian juga distributor-distributor telur, minyak goreng, serta agen gas elpiji. Sementara untuk pembatasannya tergantung volume masyarakat, kalau ramai dibatas 2 pak (10 kg) per orang,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Cabang Bulog Bandung, Erwin Budiana mengatakan, pihaknya menyediakan 50 ton beras stabilitas pasokan dan harga pangan (SPHP) untuk kegiatan Operasi Pasar Murah di Sumedang. “Untuk di Sumedang kami siapkan 50 ton, masing-masing kecamatan 10 ton. Hari ini tiga kecamatan minggu depan dua kecamatan lagi,” ujar Erwin.
Adanya pasar murah ini kata Erwin, dalam rangka mengantisipasi kenaikan atau gejolak harga beras. “Mudah-mudahan dengan operasi pasar murah ini masyarakat bisa mengakses beras dengan harga yang terjangkau,” ujarnya.
Adapun lokasi dan waktu operasi pasar yakni 18 September di halaman Kantor Kecamatan Cimanggung, Alun-alun Tegalkalong Kecamatan Sumedang Utara dan Alun-alun Sumedang. Lalu 25 September 2023 di halaman Kantor Kecamatan Darmaraja dan halaman Kantor Kecamatan Paseh.
Kemudian tanggal 2 Oktober 2023 di Makodim 0610 Sumedang, 4 Oktober di halaman Kantor Kecamatan Jatinunggal, 12 Oktober di halaman Kecamatan Wado, 19 Oktober di halaman Kantor Kecamatan Jatigede, 26 Oktober di halaman Kantor Kecamatan Pamulihan. (gun)







