Kantor Pos Sumedang Siap Distribusi Bantuan Langsung Tunai El-Nino 

oleh

RADARSUMEDANG.id, KOTA – Kantor Pos Cabang Sumedang saat ini telah bersiap untuk mendistribusikan program bantuan langsung tunai (BLT) el-nino bagi sejumlah kelompok penerima manfaat (KPM).

Ketua Satgas BLT el-nino Kantor Pos Cabang Sumedang, M. Rangga, mengatakan BLT el-nino bertujuan untuk mensubsidi kebutuhan masyarakat tidak mampu atas fenomena kemarau panjang yang berimbas kepada kenaikan sejumlah harga kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas).

Bantuan ini kata Rangga dibayarkan selama November dan Desember 2023 bagi KPM yang nantinya masuk data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) di daerah yang langsung di-input oleh Kementerian Sosial (Kemensos).

“Untuk saat ini dari kami Kantor Pos di Sumedang baru sekadar pendataan. Data terbaru dari Kemensos untuk tahap pertama pada hari Minggu kemarin, ada sebanyak 8.932 KPM,” kata Rangga saat ditemui Radar Sumedang di Kantor Pos Cabang Sumedang, Senin (18/12).

Lanjut Rangga setelah dilakukan pendataan. Maka akan ada follow up percetakan surat panggilan pemberitahuan bagi KPM kepada masing-masing desa/kelurahan.

“Penerima merupakan peserta PKH dengan catatan harus membawa KTP dan KK asli sehingga tidak boleh foto copy. Kemudian kalau diwakilkan harus yang ada di dalam KK sehingga tidak ada yang namanya misalkan berita acara atau pengantar dari desa. Atau kalau KPM yang bersangkutan meninggal dunia, harus ada yang bisa diwariskan,” terang Rangga.

Selain itu, Kantor Pos juga melayani pendistribusian langsung di kantor pos cabang. “Sebagian nanti bisa kantor pos bagi yang memang ada di sekitar atau misalkan sedikit penerimanya. Akan tetapi kalau lebih dari 30 penerima bisa dilakukan di desa/kelurahan. Karena kita punya 14 cabang kantor pos, dan ada juga yang diantar oleh kurir bagi yang jompo atau sakit,” imbuh Rangga.

Meski demikian sambung Rangga, pihaknya belum bisa memastikan kapan jadwal pembayaran BLT el-nino di Sumedang. Mengingat hal itu menjadi kewenangan dari Kemensos.

Yang pasti nantinya 14 kantor cabang pembantu petugas kantor pos akan datang ke desa dan dikumpulkan per desa. Bahkan penjadwalan pendistribusian untuk satu wilayah per harinya bisa jadi 4 desa sehingga petugas akan berpindah-pindah.

“Jadi nanti setelah data turun dan dananya turun, kita harus siapkan jadwal bayar dengan cara membagikan undangan ke desa konfirmasi ke warganya. Karena itu bentuknya uang tunai Rp 400 ribu untuk dua bulan program November-Desember,” jelas Rangga. (jim)

No More Posts Available.

No more pages to load.