RADARSUMEDANG.id, RANCAKALONG – Sebanyak 10 rumah warga di Dusun Cisugan RW 07 Desa Sukamaju Kecamatan Rancakalong, tertimpa longsor yang terjadi pada Senin (5/2) sore. Dari 10 rumah, 4 diantaranya rusak berat karena dindingnya jebol dan atap rusak tertimpa material longsor.
Salah seorang pemilik rumah, Ika Surtika (43) menuturkan, longsor terjadi saat wilayah Rancakalong diguyur hujan deras sejak Senin siang. Akibat tertimpa material longsor, dinding dapur dan gudang rumahnya jebol.
“Kejadiannya sekira jam 4 sore, saya sedang masak air sama dan nasi, sambil mondar-mandir keluar. Pas balik lagi ke dapur tembok sudah jebol seperti ini,” kata Ika, Selasa (6/2) pagi.
Ika mengaku saat longsor terjadi dirinya hanya mendengar suara patahan ranting pohon. Ia tak mendengar suara tembok rumahnya hancur karena kerasnya suara hujan.
“Waktu longsor hanya dengar kreket-kreket. Untung saya sedang tidak di dapur,” katanya.
Khawatir ada longsor susulan, Ika bersama suami serta dua anaknya yang masih kecil memilih mengungsi sementara di masjid terdekat.
“Kalau malam tidur dulu di masjid, karena takut ada longsor susulan,” ujar Ika.
Sementara itu Ketua RT 07 Dusun Cisugan, Budiana mengatakan, akibat longsor tebing setinggi 50 meter, 10 rumah terdampak. Selain itu demi keselamatan, sepuluh jiwa dari enam kepala keluarga mengungsi sementara di masjid.
“Yang kena dampak longsor di RW 07 ada 10 rumah. Karena tanahnya selalu labil, untuk sementara yang terdampak longsor dievakuasi dulu,” ujar Budiana.
Ia menyebut dampak kejadian longsor di Cisugan sudah dilaporkan ke pemerintah desa. Selain rumah, longsor juga merusak jalan utama warga Dusun Cisugan-Sukasumping.
“Untuk sementara kami bikin dapur umum dulu, untuk makan-makan ada sumbangan dari warga sekitar. Yang paling dibutuhkan warga sekarang itu terpal untuk menutupi tanah yang labil supaya bisa menutupi tanah agar tidak tergerus kalau hujan. Kemudian warga juga butuh sembako,” katanya. (gun)






