Kerupuk Bangreng dan Tari Cikeruhan Sumedang Diusulkan Jadi Warisan Budaya Tak Benda Nasional

oleh
Anak muda Sumedang saat mencicipi kurupuk bangreng yang merupakan cemilan khas Situraja yang saat ini tengah diupayakan menjadi warisan budaya tak benda Indonesia.

RADARSUMEDANG.id, KOTA – Kepala Bidang Kebudayaan pada Disparbudpora Kabupaten Sumedang, M. Budi Akbar mengatakan, cemilan khas Sumedang yaitu ‘Kurupuk Bangreng’ telah diusulkan untuk menjadi warisan budaya tak benda Indonesia tingkat nasional.

Menurut Budi, makanan khas dari Situraja itu diajukan oleh Pemerintah Kabupaten Sumedang melalui Disparbudpora Sumedang bersama dengan Tari Cikeruhan untuk menjadi warisan budaya tak benda Indonesia.

“Meskipun tidak akan mudah dengan berbagai mekanisme yang diatur, kami berani mengusulkan ke tingkat nasional. Setelah sebelumnya kurupuk bangreng ini sudah lolos menjadi warisan budaya tingkat Provinsi Jawa Barat,” kata Budi kepada sejumlah awak media, Rabu (6/3/2024).

Adapun kata Budi, tahapan persyaratan agar kerupuk bangreng menjadi warisan budaya tak benda Indonesia dipastikan telah terpenuhi dan tinggal menunggu sidang.

Termasuk dalam hal ini pihaknya sudah sudah berkomunikasi dengan pemerintah Kecamatan Situraja untuk terus mengembangkan produksi dan eksistensi kerupuk bangreng di wilayah tersebut.

“Namun memang tantangannya, para produsen kerupuk bangreng ini belum bersatu dalam satu wadah atau komunitas. Alhamdulillah arahan dari Pak Camat langsung memerintahkan kepada para kepala desa yang memproduksi kerupuk bangreng ini agar diikat dalam organisasi,” ujarnya.

Lebih lanjut, dirinya mengajak masyarakat Sumedang supaya proses dalam pengajuan dua warisan budaya Sumedang tersebut dapat berjalan lancar.

“Kami mohon doa kepada masyarakat sumedang, mudah-mudahan 2 warisan budaya Kabupaten Sumedang tahun 2024 yang diusulkan untuk ditetapkan menjadi warisan budaya Indonesia ini, lulus tanpa kendala. Karena seperti yang saya katakan bahwa mari kita bersama-sama memahami dan mengapresiasi kebudayaan sebagai bukti nyata peradaban dan identitas suatu daerah. Dengan demikian, Sumedang dan daerah lainnya di Indonesia dapat tampil sebagai destinasi wisata yang berbeda dan menarik minat dunia,” pungkas Budi. (jim)

No More Posts Available.

No more pages to load.