Bazar Pangan Murah di Kejaksaan Diserbu Warga

oleh
Bazar pangan murah di Kejari Sumedang diserbu warga, pada Kamis (21/3) pagi. Bazar digelar sebagai upaya pengendalian inflasi daerah, dan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan bapokting yang di pasaran harganya masih mahal.

RADARSUMEDANG.id, KOTA – Di tengah masih mahalnya harga kebutuhan bahan pokok penting (bapokting) di bulan suci Ramadan, Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumedang, menggelar Bazar Pangan Murah paket sembako di halaman Kantor Kejari Kabupaten Sumedang, Kamis (21/3) pagi. Ratusan warga yang datang tampak antusias membeli kebutuhan bahan pokok yang saat ini harganya masih mahal di pasaran.

Kepala Kejaksaan Negeri Sumedang, Yenita Sari mengatakan, Bazar Pangan Murah ini digelar bekerja sama dengan perum Bulog Cabang Bandung, sebagai upaya pengendalian inflasi daerah. Menurutnya Kejari Sumedang selaku tim pengendali inflasi daerah, tentunya harus bisa ikut berperan aktif dalam membantu menjaga ketersediaan bapokting dan kestabilan harga selama bulan suci ramadan.

“Kejaksaan selaku tim pengendali inflasi daerah mencoba membantu masyarakat memenuhi kebutuhan bahan pokok. Seperti diketahui, harga komoditas pangan terutama beras harganya sedang naik dan bisa menyulitkan masyarakat. Maka dari itu kami bersama Bulog sengaja mengadakan penjualan beras dengan harga seminimal mungkin,” kata Yenita.

Bahan pokok makanan yang dijual pada bazar pangan murah ini diantaranya beras, telur ayam, terigu, minyak dan gula pasir. Setiap kemasan paket sembako dijual dengan harga Rp 99 ribu rupiah per paket.

“Dari harga normalnya Rp 136.000, di sini (bazar pangan murah) kami jual seharga Rp 99.000,” katanya.

Dikatakan, dalam bazar ini pihaknya menyediakan 200 paket sembako, dan habis terjual dalam waktu singkat. Bahkan, paket sembako yang disediakan pun masih kurang. Pihaknya akan terus berupaya dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menggelar kembali kegiatan bazar pangan murah ini.

“Kami bekerjasama dengan Bulog menyiapkan sebanyak 200 paket, dan kami juga dibantu dari Dinas Peternakan untuk pengadaan telur, yang dijual satu paketnya Rp 22.000. Kami masih berupaya kedepannya berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait, untuk kembali mengadakan kegiatan ini lagi, karena memang kami melihat masyarakat di Sumedang sangat membutuhkan operasi pasar murah apalagi di bulan puasa,” ucapnya.

Digelarnya kegiatan bazar pangan murah ini diharapkan dapat membantu masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan beras. Karena saat ini masyarakat memang sangat sulit mendapatkan beras dengan harga yang murah.

“Kami berharap kegiatan ini benar-benar bisa dirasakan oleh masyarakat dan membantu masyarakat, yang saat ini memang sangat sulit mendapatkan beras dengan harga murah,” ucapnya. (gun)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.