RADARSUMEDANG.id, KOTA — Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang menyikapi serius adanya kebijakan bidang pendidikan.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Dr Eka Ganjar Kurniawan mengatakan, sedikitnya ada 5 kebijakan bidang pendidikan yang harus segera dikerjakan demi meningkatkan SDM menuju Indonesia Emas.
Kebijakan pertama dan kedua adalah bagaimana meningkatkan literasi numerasi dan karakter. Kemudian yang kedua adalah bagaimana bisa meningkatkan SDM lewat peran guru penggerak.
“Maka mulai tahun 2025 kebijakan untuk guru penggerak menjadi kewenangan kabupaten/kota untuk bisa menggerakkan pelatihan pendidikan guru penggerak,” kata Eka kepada Radar Sumedang di Gedung KGS, Selasa (23/4/2024).
Adapun kebijakan ketiga dan keempat yaitu bagaimana meningkatkan aksesibilitas pendidikan atau dalam arti pemerataan di setiap sekolah bisa memberikan pemenuhan terhadap standar pelayanan di pendidikan. Keempat, agar pelaksanaan pendidikan betul-betul menerapkan good governance.
Selain itu kebijakan yang kelima yang menurutnya dirasa penting bagi kami keluarga besar Dinas Pendidikan sekaligus menjadi tantangan ke depan yaitu bagaimana mewujudkan pendidikan berbasis inklusif.
“Ini kata Pak Pj Bupati harus ada tindak lanjut bagaimana pelaksanaan pendidikan kabupaten Sumedang betul-betul menerima semua warga masyarakat yaitu kebijakan pendidikan inklusif. Jadi bagaimana nanti masyarakat yang berkebutuhan khusus harus bisa diterima sehingga kami harus menyiapkan skema dan metode supaya pendidikan betul-betul menjadi menyentuh semua warga masyarakat Sumedang,” paparnya.
Sementara Pj Bupati Sumedang, Yudia Ramli optimis Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sumedang tahun 2024 ini bisa mencapai 100 persen. Terlebih tahun 2023 IPM Sumedang tercatat 87 persen.
“Saya berkomitmen bersama Kadis Pendidikan untuk mencapai target IPM 100 persen tahun ini. Mudah-mudahan dengan langkah-langkah konkret yang dilakukan Disdik, semua capaian itu bisa terwujud,” ujarnya.
Menurutnya, guru selaku tenaga pendidik merupakan garda terdepan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus menjaga moralitas bangsa.
“Guru merupakan panutan atau suri tauladan anak didik.Guru harus memiliki kemampuan dan kecakapan dalam proses belajar mengajar, memiliki semangat pengabdian yang tinggi serta teladan bagi anak didik, sehingga kualitas SDM di Sumedang harus meningkat secara signifikan,” tuturnya. (jim)







