RADARSUMEDANG.id, KOTA – Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Sumedang, Heri Ukasah menyampaikan bahwa pada Jumat (3/5/2024) besok, pihaknya akan membuka rekrutmen penerimaan bakal calon bupati dan wakil bupati.
Itu diungkapkan Heri Ukasah usai menerima silaturahmi dari jajaran DPD Partai Golkar Kabupaten Sumedang termasuk bakal calon Bupati Sumedang, H Erwan Setiawan di Sekretariat DPC Partai Gerindra Kabupaten Sumedang, Rabu (1/5/2024).
Heri menyebut sedikitnya ada 4 sampai 5 orang baik dari internal maupun luar partai yang telah mengkonfirmasi akan berpartisipasi pada rekrutmen bakal calon kepala daerah pada Pemilukada 27 November 2024 mendatang.
“Sudah ada sekitar empat atau lima orang, baik itu dari pengusaha, kemudian public figure, politisi murni juga ada. Nanti akan segera kami umumkan nama-namanya yang nanti akan disodorkan ke partai koalisi,” kata Heri Ukasah.
Heri menjelaskan bahwa Partai Gerindra satu pemenangan dengan pilpres kemarin yaitu koalisi Indonesia maju (KIM) yang intens antara partai Golkar dengan Partai Gerindra.
“Saat ini semua parpol berkepentingan dalam proses politik yaitu pilkada, kebetulan hari ini kami menerima silaturahmi dari DPD Partai Golkar Kabupaten Sumedang dan ini parpol pertama yang silaturahmi ke kami. Karena kami kemarin baru selesai berproses di sengketa pemilu dan alhamdulilah semua lancar, KPU menetapkan Pak Prabowo dan Mas Gibran sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih,” terang Heri Ukasah.
Karenanya, Heri Ukasah berharap Gerindra juga bisa mengusung dan berkoalisi dengan partai Golkar.
“Mungkin dari partai Golkar-nya bupati dan wakilnya dari Gerindra, tapi itu nanti akan dikomunikasikan di tingkat pusat. Karena kita hanya menampung, bersilaturahmi dan melihat dinamika politik yang ada di daerah. Bahkan dilihat hasil survei yang nantinya akan disampaikan ke pusat, dan kita tinggal nunggu SK calon bupati maupun wakil bupati yang dikeluarkan oleh Gerindra,” papar Heri Ukasah.
Ia menambahkan, chemistry antara Gerindra dengan Golkar sudah terjalin lama sehingga diharapkan dapat terjalin sampai ke koalisi.
Bahkan untuk memudahkan komunikasi dan konsolidasi ke depan, koalisi yang dibangun kemungkinan akan linear dengan koalisi yang dibangun di pilpres atau koalisi Indonesia maju, kendati hal ini merupakan kewenangan DPP Partai Gerindra.
“Intinya kami hanya sebatas menyampaikan dinamika politik yang sedang terjadi di daerah. Pertemuan ini juga bukan yang pertama, nanti akan ada pertemuan berikutnya dengan partai Golkar, dan kami berharap dapat berkoalisi dengan PKB dan PAN juga yang sudah duluan berkoalisi,” ujarnya.
Sementara, H Erwan Setiawan mengatakan, pada pertemuannya kali ini pihaknya bersama jajaran DPD Partai Golkar diterima dengan sangat bersahabat dan penuh kekeluargaan.
Berkaitan dengan koalisi yang sedang dibangun lanjut Erwan, dirinya mengatakan meskipun pusat yang menentukan. Alangkah baiknya dari bawah dulu sehingga masukan dari bawah ditampung dari DPC ke DPD provinsi kemudian ke DPP.
“Seperti yang sering saya katakan, kami menginginkan koalisi gemuk dengan salah satu yang sangat kami inginkan adalah partai Gerindra. Kami sudah teruji sejak pilpres bersama-sama untuk memenangkan pak Prabowo dan Mas Gibran. Mudah-mudahan bisa terulang kembali kemenangan di Pilkada kabupaten Sumedang,” ucap Erwan
Disinggung mengenai adanya poros koalisi ‘partai Islam’ antara PKB dan PAN di Sumedang baru-baru ini. Erwan menyebutkan hal itu bersifat dinamis.
“Belum tentu koalisi di daerah bisa disetujui pusat. Jadi saya berkeyakinan semua tergantung keputusan masing-masing DPP partai, apakah PAN akan tetap dengan PKB. Mudah-mudahan di pusat sudah bisa sinergi dibawah komando Pak Prabowo sebagai presiden terpilih, dapat menyampaikan ke partai koalisi sehingga di daerah kembali bersatu,” pungkas Erwan. (jim)





