RADARSUMEDANG.id, KOTA – Enam bulan jelang pemilihan kepala daerah (pilkada) 27 November 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumedang resmi melantik dan mengambil sumpah 130 orang Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dari 26 kecamatan di Kabupaten Sumedang untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Ketua KPU Sumedang Ogi Ahmad Fauzi mengatakan, anggota PPK yang dilantik telah mengikuti serangkaian proses seleksi, mulai dari seleksi administrasi, tertulis melalui CAT hingga proses wawancara dan dinyatakan sebagai PPK terpilih, dan masing-masing kecamatan berjumlah 5 orang PPK.
“Teman-teman PPK yang bertugas nantinya juga akan melakukan wawancara bagi para calon anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) di masing-masing Desa di wilayahnya. Kemudian di akhir Mei 2024, PPK juga langsung melakukan pemutakhiran data. Kemudian pada bulan Juni, mereka (PPK) akan melakukan verifikasi faktual untuk syarat Bakal Pasangan Calon Bupati/Wakil Sumedang dari jalur perseorangan,” kata Ogi di Gedung Nusantara, Kamis (16/5/2024).
Oleh sebab itu, di waktu yang serba terbatas menuju pemungutan suara pada 27 November 2024 diminta tidak leha-leha dalam bekerja.
“Segera lakukan konsolidasi di internal karena teman-teman PPK harus menyiapkan segala sesuatunya dengan cepat, sehingga pelaksanaan Pilkada dapat berjalan dengan baik, aman dan lancar,” ujarnya.
Selain itu dirinya juga berpesan kepada PPK agar menghilangkan ego senioritas. Mengingat ada wajah lama yang kembali menjabat.
Termasuk dalam hal ini KPU juga meminta agar di antara PPK yang bertugas dapat menyamakan persepsi, saling melengkapi sehingga ketika ada persoalan dapat diselesaikan dulu di tataran internal.
“Mari menjadi anggota lebih baru lagi, tidak ada yang namanya senior. Semuanya kembali dari nol dan belajar dari awal lagi,” tuturnya.
Lebih lanjut sambung Ogi, pihaknya juga menitipkan para anggota PPK yang akan bekerja di wilayah kecamatan supaya berkoordinasi dengan masing-masing forkopimcam.
“Pengalaman pemilu serentak kemarin, di ada sedikit keluhan fasilitas sehingga kalau komunikasinya baik saya pikir tidak akan terlalu besar nanti dan apapun ada solusinya. Misal fasilitasi sekretariat ada opsi yang keluar, termasuk gudang. Bahkan terkait komunikasi juga Sekretariat PPK jangan sampai Sekretariat dikeluhkan ke kami, nanti kalau sampai ke Bupati seolah camatnya dilangkahi,” jelas Ogi seraya menambahkan agar PPK menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. (jim)







