RADARSUMEDANG.id, KOTA – Siswa SMAIT Insan Sejahtera (SMAITIS) Sumedang, M Diki Abdurahman, berhasil mengukir prestasi dengan memboyong lima medali dalam cabang olahraga renang pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) SMA 2024 tingkat Kabupaten Sumedang belum lama ini.
Dalam ajang bergengsi tersebut, M Diki menunjukkan kemampuannya dengan meraih berbagai medali dalam beberapa nomor renang. Berikut adalah raihan medali yang berhasil dibawa pulang oleh M Diki: Juara Umum ke-3 Putra Terbaik dalam cabang olahraga renang O2SN tingkat SMA se-Kabupaten Sumedang; Peringkat 3 nomor renang 50 meter gaya bebas; Peringkat 3 nomor renang 50 meter gaya kupu-kupu; Peringkat 3 nomor renang 100 meter gaya bebas; Peringkat 3 nomor renang 200 meter gaya ganti.
Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi M Diki sendiri, tetapi juga bagi SMAIT Insan Sejahtera. Kepala SMAIT Insan Sejahtera, Hamidan, S.Si, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas pencapaian yang diraih oleh M Diki.
“Kami sangat bangga dengan prestasi yang telah diraih oleh M Diki. Ini adalah bukti bahwa kerja keras dan dedikasi dalam berlatih membuahkan hasil yang membanggakan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Mitra Insan Sejahtera, Hj Yani Citraeni, SE, MPd, juga memberikan ucapan selamat kepada M Diki. “Keberhasilan Ananda M Diki dalam meraih lima medali ini telah menjadi inspirasi bagi seluruh siswa dan siswi di SMAIT IS. Semoga prestasi ini dapat terus memotivasi siswa lainnya untuk berprestasi di berbagai bidang,” ungkapnya.
Dengan raihan lima medali ini, M Diki Abdurahman telah membuktikan bahwa siswa SMAIT Insan Sejahtera mampu bersaing dan berprestasi di semua ajang lomba. “Semoga prestasi ini dapat terus ditingkatkan di ajang-ajang selanjutnya, baik di tingkat provinsi maupun nasional,” pungkas Umi Yani, sapaannya.
Seperti diketahui, O2SN ini termasuk ajang talenta nasional yang diselenggarakan oleh Kemendikbud, melalui Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI), Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas). Pelaksanaan O2SN akan dimulai dari seleksi tingkat sekolah, kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional.(rik)





