RADARSUMEDANG.ID, KOTA – Kalangan pelajar yang berusia 17 tahun sebagai pemilih pemula sangat dibutuhkan pada hari H pemungutan suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat serta Bupati dan Wakil Bupati Sumedang Tahun 2024.
Hal itu pun mendorong KPU Sumedang untuk mendekatkan akses informasi mengenai kepemiluan kepada kalangan pelajar usia pemilih, dengan melakukan sosialisasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat serta Bupati dan Wakil Bupati Sumedang Tahun 2024.
Ketua KPU Sumedang Ogi Ahmad Fauzi mengatakan, sosialisasi melibatkan Pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) se- Kabupaten Sumedang.
Bahkan supaya lebih rileks dan santai, KPU memilih salah satu spot teater terbuka di Taman Hutan Raya (Tahura) Gunung Kunci yang tentu saja suasananya sejuk dipenuhi pepohonan.
“Hari ini KPU Kabupaten Sumedang melaksanakan sosialisasi kepada pengurus OSIS lebih tepatnya Ketua dan OSIS yang mengurusi mading di sekolah masing-masing. Tujuan dari pelaksanaan sosialisasi ini adalah tentu melakukan sosialisasi pada salah satu segmen dari 9 segmen yaitu pemilih pemula,” kata Ogi, Senin (29/7/2024).
Kata Ogi berkaca pada Pemilu sebelumnya, segmentasi pemilih pemula berada di kisaran 18 persen sehingga cukup signifikan, jika digabung dengan pemilih milenial angkanya mendekati 50%.
“Artinya segmentasi pemilih ini sangat menentukan angka partisipasi pemilih di Kabupaten Sumedang. Jadi kita kejar betul angka partisipasi di Kabupaten Sumedang karena memang Kabupaten Sumedang memiliki Legacy yang cukup baik terhadap angka partisipasi. Karena untuk Pemilu kemarin kita sudah mencatatkan rekor hampir 85% angka partisipasi di Kabupaten Sumedang,” terang Ogi.
Sejauh ini lanjut Ogi, jika berkaca pada pengalaman partisipasi pemilih pada pemilu 14 Februari 2024. Maka dengan kondisi Pilkada selalu partisipasi lebih kecil sehingga KPU terus menggenjot sosialisasi pada beberapa segmentasi pemilih, salah satunya adalah yang dilaksanakan hari ini.
“Kami mengajak yang mengelola mading karena tujuannya adalah mereka yang nanti akan mensosialisasikan kepada murid lainnya di sekolah masing-masing, terkait dengan pelaksanaan Pilkada. Kemudian terkait dengan isu-isu yang beredar, memilah dan memilih mana informasi atau berita yang layak ditampilkan atau tidak, hoax atau tidak,” ujarnya.
Lebih lanjut sambung Ogi, sosialisasi yang dilakukan KPU kali ini juga merupakan bagian dari implementasi merdeka belajar yaitu, salah satunya berakhlak mulia ditambah dengan yang lebih menyenangkan dan kondisi yang menyejukkan pada pagi hari.
“Tentunya teman pemilih pemula ini diharapkan bisa menularkan kepada teman-temannya di sekolah masing-masing, dan kemudian mengajak kepada seluruh siswa di sekolah masing-masing untuk datang ke TPS, pada saat pemungutan suara sehingga angka partisipasi di Kabupaten Sumedang menjadi tinggi dan meningkat,” katanya. (jim)







