RADARSUMEDANG.ID, KOTA – Dinas Arsip dan Perpustakaan (Disarpus) Kabupaten Sumedang meluncurkan gerakan donasi yang dinamakan Sarang Saku (satu orang satu buku).
Kepala Disarpus Sumedang, Hari Tri Santosa mengatakan, pihaknya mengajak semua pihak mulai dari masyarakat, ASN, pegiat literasi, akademisi dapat mendonasikan buku yang tidak terpakai atau terbaru dalam rangka mendukung gerakan sarang saku.
“Insya Allah program yang kami gulirkan ini bukan sekedar formalitas saja. Tapi bagaimana nantinya, buku-buku yang sudah terkumpul kita donasikan lagi ke taman bacaan masyarakat atau perpustakaan di desa yang masih kekurangan buku-buku penunjang” kata Hari saat dikonfirmasi Radar Sumedang, Senin (19/8/2024).
Adapun kata Hari, pihaknya memfasilitasi gerakan sarang saku dengan membuka kotak khusus yang sudah dipersiapkan dengan desain yang menarik.
“Untuk sementara kotak sarang saku kami simpan di kantor Setda dan Dinas Arsip. Berikutnya kita akan tempatkan di kawasan strategis di pusat keramaian di kecamatan maupun desa sehingga diharapkan dapat menggerakkan masyarakat untuk mendonasikan buku. Jadi minimal satu orang satu buku, atau kalau lebih dari satu juga lebih bagus,” terang Hari.
Lebih lanjut sambung Hari, pihaknya juga mendapat hibah dari Ketua Gerakan Budaya Minat Baca berupa spot maraca digital. Yang mana layanan ini memungkinkan masyarakat bisa mengakses buku-buku secara digital via smartphone dengan jangkauan 1 kilometer.
“Di kantor Setda kami siapkan barcode yang bisa dipindai untuk mengakses buku-buku yang ada di perpustakaan daerah, meskipun masih terbatas tapi kedepannya akan ditambah. Layanan ini juga gratis tanpa berbayar yang penting jangan jauh dari kawasan kantor Setda,” jelas Hari. (jim)







