DPPKBP3A Sumedang Berikan Pelatihan Kewirausahaan bagi Perempuan

oleh
Pelatihan kewirausahaan bagi perempuan digelar oleh DPPKBP3A Sumedang, baru-baru ini. Sebanyak 50 peserta mengikuti pelatihan tersebut.

RADARSUMEDANG.id, KOTA – Kaum perempuan di Sumedang mendapat pelatihan dari Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Sumedang.

Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak DPPKBP3A Sumedang Ekki Riswandiyah mengatakan, ada 50 peserta dalam kegiatan pelatihan ini. Dikatakan, mereka merupakan alumni sekolah perempuan (sekoper) kelompok perempuan kepala keluarga vokasi kuliner.

“Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk membantu kaum perempuan meningkatkan keterampilan dan pengetahuan dalam bidang kewirausahaan sehingga diharapkan peserta dapat mandiri secara ekonomi dan sosial,” kata Ekki, belum lama ini.

Dikatakan, untuk pelatihan kewirausahaan ini telah dilaksanakan pada Rabu, 21 Agustus 2024 bertempat di salah satu cafe dan resto di Sumedang Selatan. Adapun untuk narasumber menghadirkan pejabat dari DiskopUKMPP Kabupaten Sumedang dan juga DPPkBP3A Sumedang.

“Dalam pelatihan ini peserta diberi pemahaman terkait PIRT/ijin edar, cara pengemasan dan juga marketing.

Selain itu juga tentang  pemberdayaan ekonomi perempuan sebagai tindak lanjut dari sekolah perempuan,” tuturnya. 

Menurut Ekki, pemberdayaan perempuan merupakan isu yang menjadi perhatian banyak negara, termasuk Indonesia. Oleh karena itu untuk meningkatkan pemberdayaan perempuan adalah melalui latihan kewirausahaan.

“Melalui pelatihan tersebut memungkinkan perempuan untuk mengembangkan keterampilan dan pengetahuan dalam bidang kewirausahaan, sehingga mereka dapat mandiri secara ekonomi dan sosial,” imbuhnya.

Kata Ekki, jiwa kewirausahaan harus diterapkan pada setiap individu, dimana ini mengharuskan setiap individu memiliki soft skill dan hard skill yang baik agar menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas. Hal tersebut menurut Ekki, dapat dicapai dengan adanya pemberdayaan perempuan, dan kewirausahaan pendekatan kualitatif.

“Kewirausahaan menjadi salah satu upaya dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya warga belajar kewirausahaan dapat menciptakan berkembangnya potensi masyarakat,” tuturnya. (gun)

No More Posts Available.

No more pages to load.