RADARSUMEDANG.id, KOTA – Program Studi Pendidikan Jasmani (Penjas) UPI Kampus Sumedang mengadakan kegiatan “Pelatihan Model Pembelajaran Berbasis Riset bagi Guru PJOK Sekolah Dasar di Kabupaten Sumedang” pada Senin (05/08/2024). Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat Berbasis Hasil Penelitian (PKM-BHP).
Pelatihan tersebut dihadiri oleh guru PJOK dari berbagai sekolah dasar di Kabupaten Sumedang, dan dilaksanakan atas rekomendasi dari Dinas Pendidikan serta IGORA Kabupaten Sumedang.
Tujuan utama kegiatan ini adalah mengenalkan model-model pembelajaran berbasis riset kepada para guru PJOK. Pengenalan ini diharapkan dapat memfasilitasi siswa agar mereka mendapatkan pengalaman belajar PJOK yang lebih menyenangkan dan bermakna.
Dr. Anggi Setia Lengkana, M.Pd, salah satu pemateri, menegaskan pentingnya tanggung jawab bersama dalam mengembangkan potensi diri anak secara maksimal.
“Mengajarkan anak-anak kecintaan pada belajar dan kegembiraan sejak usia dini sangat penting,” kata Dr. Anggi.
Menurutnya kebiasaan belajar yang ditanamkan sejak dini akan bertahan seumur hidup. Namun, anak tidak akan suka belajar jika tidak dibiasakan sejak awal dengan model pembelajaran yang menyenangkan.
Dr Anggi juga menekankan bahwa pembelajaran tradisional satu arah tidak cukup untuk menumbuhkan minat belajar pada generasi muda. “Oleh karena itu, diperlukan pemahaman lebih dalam serta penguasaan pendekatan pembelajaran yang lebih modern oleh para guru,” tandasnya.
Melalui pelatihan ini, diharapkan para guru PJOK dapat mengadopsi pendekatan berbasis riset yang akan memperkaya pengalaman belajar siswa, sekaligus membekali mereka dengan pengetahuan dan keterampilan yang akan bermanfaat di masa depan.(rik)







