RADARSUMEDANG.ID, KOTA – Inspirasi semangat datang dari seorang bocah penjual kue keliling bernama Wijaya Kusumah (10). Bocah asal Desa Cipancar Kecamatan Sumedang Selatan itu tanpa rasa malu, berjualan kue buatan ibunya, demi menambah uang jajan.
Saat bertemu Radar Sumedang, Kamis (10/10), Jaya sapaan akrabnya tengah menawarkan dagangannya kepada masyarakat yang ia lihat dengan mata sendiri. Meski tengah terik matahari yang terlihat menyengat tubuhnya tak membuat Jaya patah semangat untuk menawarkan dagangannya tersebut.
Jaya menuturkan, dirinya mulai berkeliling untuk berjualan usai pulang dari sekolah. Dagangan yang merupakan buatan ibunya tersebut ia jual dengan harga Rp 18 ribu per bungkusnya.
“Jualan kue sagu cuman Rp18.000 satu bungkusnya. Jualannya pas udah pulang sekolah aja,” ujar Jaya.
Jaya sendiri kini masih duduk di bangku kelas empat sekolah dasar yang berada di wilayah Desa Cipancar. Memilih seputar kota Sumedang pun menjadi lokasi Jaya untuk berjualan.
“Sekarang sekolah kelas 4 di SDN Sukamanah. Jadi setiap pulang sekolah langsung keliling jualan, cuman di alun-alun terus keliling lagi,” katanya.
Jaya pun mengaku tidak malu menjajakan dagangan yang dibawanya di dalam sebuah keranjang. Ia bahkan mengaku bangga bisa membantu menambah penghasilan orangtuanya.
“Nggak malu soalnya ngebantu orangtua. Bapak nggak kerja jadi mau ikut ngebantu nyari uang, kalau hasil jualan suka ditabung juga uangnya,” sambungnya.
Dalam semangat berjualannya itu, Jaya mengaku sehari bisa meraih uang sebesar Rp150.000 dari penjualannya tersebut. Dari hasil penjualan, Jaya mendapatkan uang sebesar Rp15.000 dalam seharinya dari sang ibunda.
“Nggak tentu dapet uangnya berapa sehari, kadang kalau rame Rp150.000 Dagangannya ini punya mamah, sehari dikasihnya Rp15.000 terus ditabung,” ucap dia.
Di dalam perbincangan, Jaya mengaku bercita-cita ingin sebagai Youtuber. Bukan tanpa alasan, cita-cita yang dipilih oleh Jaya itu karena ingin terlihat keren.
“Cita-cita mau jadi Youtuber, soalnya keren aja mau belajar nanti, sekarang bantu-bantu orangtua dulu,” tuturnya. (gun)






