RADARSUMEDANG.id, KOTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumedang akan menggelar debat pertama bagi pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati dalam Pilbup Sumedang, Sabtu (2/11) mendatang. Debat ini akan berlangsung di ballroom Asia Plaza, dengan tema utama Transformasi Pembangunan Daerah.
Ketua KPU Sumedang, Ogi Ahmad Fauzi, menjelaskan bahwa tema ini dirancang oleh tim perumus dari kalangan akademisi di Sumedang. Dari tema tersebut, panelis akan menyusun sejumlah pertanyaan yang menguji visi dan misi setiap paslon terkait pembangunan daerah.
“Tema debat pertama adalah Transformasi Pembangunan Daerah Berkelanjutan, Mandiri, Daya Saing, dan Berwawasan Lingkungan Menuju Masyarakat Sumedang Sejahtera. Sub tema dari tema besar ini akan menjadi dasar pertanyaan panelis,” ujar Ogi, Rabu (30/10).
KPU Sumedang merencanakan dua kali debat bagi paslon Bupati dan Wakil Bupati. Debat pertama akan diselenggarakan pada Sabtu, 2 November 2024, di Asia Plaza Sumedang, sementara debat kedua dijadwalkan pada 13 November 2024.
Dalam pelaksanaan debat pertama, jumlah pendukung setiap pasangan calon dibatasi sebanyak 75 orang per paslon. Menurut Ogi, meskipun kapasitas gedung mencapai 1.000 orang, jumlah peserta akan dibatasi maksimal 500 orang demi menjaga keamanan dan ketertiban.
“Untuk menghindari kerumunan yang berlebihan, kami membatasi pendukung masing-masing paslon maksimal 75 orang, ditambah tamu undangan lainnya,” jelas Ogi.
KPU Sumedang mengajak masyarakat untuk menyaksikan debat melalui siaran langsung di televisi atau kanal YouTube KPU Sumedang. Bagi pendukung yang tidak dapat hadir langsung, KPU juga bekerja sama dengan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Sumedang untuk mengadakan acara nonton bareng di beberapa titik kecamatan.
“Kami minta semua PPK untuk mengadakan nonton bareng agar masyarakat dapat melihat performa kandidat di debat secara langsung melalui siaran TVRI, SMTV, dan YouTube KPU Sumedang,” tambah Ogi.
KPU Sumedang juga telah mempersiapkan langkah-langkah antisipasi guna menghindari gangguan teknis seperti sinyal yang tidak stabil. Menurut Ogi, tim teknis dari televisi dan penyedia layanan internet sudah mempersiapkan segala kebutuhan untuk memastikan debat berlangsung lancar tanpa kendala sinyal.
“Kami sudah melakukan pembahasan mengenai sinyal dengan tim teknis, dan sejauh ini persiapan dari penyedia internet dan televisi sudah matang. Diharapkan sinyal tetap stabil selama debat berlangsung,” ungkapnya.
Dengan berbagai persiapan ini, KPU Sumedang berharap debat pasangan calon dapat berlangsung tertib dan lancar, sehingga masyarakat Sumedang dapat mengenal lebih jauh visi, misi, serta rencana kerja para kandidat dalam memajukan daerah.(gun)





