RADARSUMEDANG.id, KOTA — Calon Bupati Sumedang nomor urut 1 untuk Pilkada 2024, Hj. Eni Sumarni mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan memilih pasangan Eni-Ridwan pada kontestasi pilkada Sumedang 2024, kendati berdasarkan perolehan suara pasangan Eni-Ridwan terpaut jauh dengan perolehan suara dari paslon nomor urut 2 Dony-Fajar.
“Bunda menyampaikan terimakasih kepada semua pihak, partai koalisi (Partai Golkar, PKS, PSI dan Partai Ummat) juga relawan yang telah berjuang bekerja keras, mengorbankan waktu tenaga dan pikiran bahkan harta dengan harapan Sumedang yang lebih baik, Sumedang yang bersinar dan Sumedang yang berkelanjutan. Namun fakta secara angka kita belum ada dalam Ridha Allah SWT,” kata Bunda Eni saat menyampaikan keterangan sebagaimana dikutip di akun Instagram @bundaenismuarni1, Kamis 28 November 2024.
Untuk itu kepada warga masyarakat Kabupaten Sumedang, baik seluruh masyarakat. Dirinya mengajak untuk terus semangat menyatukan hati dan pikiran perbuatan dalam ranah yang lain.
Karena sejatinya kata Bunda Eni, membangun Sumedang tidak perlu jadi pemimpin saja. Namun bisa dengan berbagai sektor kehidupan.
“Yang penting sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi orang lain. Bunda yakin segala pengorbanan yang telah diberikan untuk membangun lemah cai Sumedang, Allah akan mengganti dengan berlipat ganda, Allah akan menilai bukan keberhasilan yang terkahir tapi bagaimana proses keberhasilan itu,” ujarnya.
Selain itu Bunda Eni juga menyampaikan bahwa dirinya bersama Ridwan Solichin telah memberikan pendidikan politik kepada tim sukses maupun warga masyarakat Sumedang.
Yang mana dirinya menyebutkan bahwa dirinya sama sekali tidak melakukan hal-hal tercela seperti money politic atau provokasi politik.
“Kita terus-terusan di media sosial dianiaya dengan berbagai macam cara dan perdaya dari para buzzer. Tapi kami tidak melakukan pembalasan, karena bagi bunda Eni yakin bahwa segala sesuatu akan ada balasannya setimpal, siapa menanam maka dia yang akan memanen,” sebut Bunda Eni.
Dengan demikian, pembelajaran politik yang dilakukan oleh dirinya diharapkan dapat dijadikan arah perjuangan bangsa dan diikuti oleh generasi penerus ke depan, dengan tidak melakukan hal-hal tercela.
Terlebih kecurangan maupun perbuatan yang tercela provokasi bahkan tekanan kepada orang-orang tertentu adalah hal-hal di luar demokrasi Pancasila.
“Tetap berteguh pada pendirian, kita menang terhormat kalah pun terhormat. Baik di mata manusia maupun terlebih di mata Allah SWT yakinlah bahwa apa yang sudah kita lakukan tenaga pikiran bahkan harta, Allah akan melipatgandakan dengan kebahagiaan di kemudian hari. Salam sehat tetap berjuang meneruskan cita-cita untuk Sumedang bersinar,” pungkas Bunda Eni. (jim)







