RADARSUMEDANG.id, PAMULIHAN – Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Pamulihan, Kabupaten Sumedang, pada Minggu (6/4) malam mengakibatkan rumpun bambu longsor. Longsoran tersebut menimpa pohon besar yang kemudian roboh dan menutup akses Jalan Raya Cadas Pangeran atas.
Tak hanya menutup jalan, material longsor berupa rumpun bambu dan pohon juga menimpa kabel yang melintang di sepanjang jalan, menyebabkan enam tiang provider internet dan satu tiang listrik roboh. Akibatnya, akses jalan lumpuh total dan aliran listrik padam di sekitar lokasi kejadian.
Petugas Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Sumedang, Lukman Hakim, mengatakan bahwa pihaknya segera bergerak cepat melakukan evakuasi setelah menerima laporan dari PLN Tanjungsari.
“Kami bersama petugas BPBD Sumedang melakukan evakuasi dengan memotong dahan bambu dan pohon menggunakan dua buah mesin serta peralatan lainnya,” ujar Lukman.
Ia menambahkan, selain menghambat akses jalan, robohnya tiang listrik juga menyebabkan padamnya aliran listrik di wilayah terdampak.
“Sementara akses Jalan Cadas Pangeran atas ditutup total selama proses evakuasi. Kami mengimbau pengendara atau pemudik yang hendak melintas agar berhati-hati terhadap potensi bencana, terlebih di musim hujan seperti saat ini,” tambahnya.

Sejumlah pihak turut membantu proses evakuasi di lokasi kejadian, di antaranya Polsek Pamulihan, relawan Riksa Pamulihan, Destana Cigendel, serta warga sekitar.
Salah seorang warga, Dani, mengaku sempat panik saat mengetahui longsoran terjadi tak jauh dari warung tempat ia berjualan.
“Kejadiannya sekitar pukul 19.15 WIB. Setelah tahu, saya langsung ke lokasi karena sempat dikabarkan longsor nyaris menimpa warung saya,” ujarnya.
Beruntung, warung milik Dani tidak tertimpa longsoran karena posisi longsor berada di sebelah kiri warungnya.
“Alhamdulillah tidak menimpa warung saya. Mungkin besok siang akan dilanjut membersihkan bekas material bambu,” katanya.
Dani menambahkan bahwa kejadian pohon tumbang memang kerap terjadi di wilayah tersebut, terutama saat musim hujan. (tha)







