Jalan Penghubung Cimalaka–Cisarua Longsor, Akses Warga Terputus

oleh
Jalan penghubung Kecamatan Cimalaka dengan Kecamatan Cisarua putus akibat terbawa longsor, di Dusun Sukamunjul Desa Cibeureum Wetan, Minggu (20/4). Akibat kejadian ini aktivitas warga terganggu.

RADARSUMEDANG.id, KOTA – Jalan penghubung antara Kecamatan Cimalaka dan Kecamatan Cisarua, tepatnya di Dusun Sukamunjul, Desa Cibeureum Wetan, ambles akibat longsor pada Minggu (20/4) pagi. Akibatnya, akses menuju perbatasan Desa Ciuyah terputus total dan tidak bisa dilalui kendaraan bermotor.

Camat Cimalaka, Ayuh Hidayah, mengatakan bahwa longsor terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Menariknya, saat kejadian cuaca dalam kondisi cerah dan tidak hujan.

“Longsor terjadi di Dusun Sukamunjul sekitar jam 10 pagi, mengakibatkan putusnya jalan penghubung antara Cibeureum Wetan dan Kecamatan Cisarua,” ujar Ayuh di lokasi kejadian.

Ia menambahkan, dampak dari bencana ini cukup signifikan. Sebanyak 258 warga dari 98 kepala keluarga terdampak karena akses utama mereka terputus. Untuk penanganan awal, warga bersama perangkat desa membuat jalan darurat di pinggir kebun, tepat di sisi lokasi longsor.

“Kami gotong royong membuat jalan darurat agar anak-anak bisa tetap berangkat sekolah. Di Sukamunjul ini ada dua RT yang anak-anaknya bersekolah di SDN Pasir, dan jalan ini adalah akses terdekat bagi mereka,” jelasnya.

Longsor menyebabkan badan jalan sepanjang kurang lebih 30 meter dengan tinggi tebing sekitar 10 meter tergerus tanah. Diduga, penyebab longsor berasal dari air yang mengalir dari sumber mata air di atas lokasi kejadian yang terus mengikis tanah di bawah jalan.

“Di atas ada sumber air alami yang menyebabkan saluran air di sisi jalan ini terkikis. Lama-kelamaan, tanah tak kuat menahan dan akhirnya longsor,” pungkas Ayuh. (gun)

No More Posts Available.

No more pages to load.