Sumedang Walker di Tampomas Eco Park, Mari Cintai Lingkungan untuk Masa Depan Anak Cucu Kita 

oleh
oleh

RADARSUMEDANG.ID – Para peserta Sumedang Walker menelusuri ruas jalan sepanjang sekitar 6,5 kilometer pada Sabtu, 28 Maret 2026. Kegiatan tersebut diawali start dan diakhiri finish berlokasi di Objek Wisata Tampomas Eco Park, Dusun Ciseureuh, Desa Cibeureum Wetan, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang.

 

Rombongan Sumedang Walker itu dilepas Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad Munir. Sembari berolahraga dengan berjalan kaki, para peserta sekaligus menikmati sejumlah titik pemandangan indah di sepanjang rute yang mereka lintasi.

 

Sampai di lokasi finish, para peserta dihibur dengan panggung hiburan dan pembagian door prize. Manager Edukasi Objek Wisata Tampomas Eco Park, Sujana Kosim menyampaikan terimakasih kepada pihak Sumedang Walker yang telah bekerjasama dengan menetapkan lokasinya untuk kegiatan tersebut.

 

“Alhamdulillah dan terimakasih, setelah lebaran kegiatan Sumedang Walker digelar di Tampomas Eco Park,” sebut Engkos, panggilan akrab Sujana Kosim. Luas area Wisata Tampomas Eco Park sekitar 8 hektare yang berada di lereng Gunung Tampomas.

 

Menurutnya, lokasi yang dikelolanya itu bukan sebatas tempat ajang bisnis saja. Melainkan sebuah promosi perusahaan yang turut menjaga dan melestarikan lingkungan hidup.

 

“Disini ada sarana belajar untuk pengunjung agar lebih mencintai alam. Ajakan kami, mari cintai lingkungan untuk masa depan anak cucu kita,” ajaknya.

 

Engkos mengulas, awal merintis lokasi itu sejak 1987 lalu yang bermula dari lahan bekas galian tambang. “Dimulai dari pembebasan lahan 100 tumbak,” kenang Engkos.

 

Semula merintis dari almarhum bapaknya hingga sekarang diteruskan oleh anak dan keturunan. “Kami turut prihatin dengan kerusakan alam. Maka ini sebuah inspirasi kami dalam memelihara lingkungan dengan berbagai konsep yang ada,” jelasnya.

 

Tempat tersebut dari dulu juga sudah dikenal dengan objek penelitian dan edukasi. Di antaranya edukasi dan penelitian di sektor pertanian, perkebunan, peternakan dan lainnya.

 

Tidak ada karcis masuk ke Objek Wisata Tampomas Eco Park. Para pengunjung hanya membayar biaya parkir Rp5 ribu untuk satu unit motor roda dua dan Rp10 ribu untuk kendaraan mobil.

 

Tersedia area bebas untuk umum seluas sekitar 2 hektare. Kecuali itu, di area 6 hektare lagi terdapat sejumlah objek wahana berbayar yang bisa disambangi para pengunjung.

 

“Di antaranya untuk objek wahana pengenalan Rp25 ribu dan objek wahana interaksi Rp35 ribu. Sewa kendaraan listrik, sepeda push bike dan banyak lagi yang bisa dinikmati para pengunjung,” sebutnya.

 

Engkos menambahkan, saat momentum liburan lebaran sekarang, Tampomas Eco Park dikunjungi para wisatawan yang datang ke lokasi itu sangat antusias. “Alhamdulillah saat lebaran sekarang pengunjungnya luar biasa,” tutupnya. Wisata dimaksud pertama resmi mulai melayani pengunjung pada 28 Oktober 2025. (tri)

No More Posts Available.

No more pages to load.