RADARSUMEDANG.ID – Demi menjaga keselamatan warga Kabupaten Sumedang serta mencegah gangguan terhadap pasokan listrik, Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir mengeluarkan Surat Edaran Nomor: 62 Tahun 2025, Tanggal 24 Juli 2025, Tentang Larangan Bermain Layang-layang di Tempat Yang Membahayakan.
Dalam edaran tersebut, Bupati Sumedang menginstruksikan kepada seluruh perangkat desa untuk memberi edukasi pada masyarakat agar tidak bermain layang-layang di sekitar jaringan listrik. Selain itu menghimbau kepada masyarakat untuk selalu melaporkan langsung pada PLN apabila ada layang-layang yang tersangkut jaringan listrik.
Instruksi tersebut juga dipertegas melalui postingan Instagramnya @donyahmad.munir tentang Hati – Hati Layangan.
“Saya sudah menerbitkan Surat Edaran Nomor 62 Tahun 2025 kepada Kepala Perangkat Daerah, Lurah dan Kepala tentang larangan bermain layangan di tempat membahayakan. Sosialisasikan surat edaran. Mari jaga keselamatan bersama dan hindari hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.” ujar Doni dalam postingan tersebut.
Manager PLN UP3 Sumedang, Ramdani Agustiyansah menyambut baik dan mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang tersebut.
“Terima kasih kami sampaikan khususnya pada Bupati Sumedang, Bapak Dony Ahmad Munir atas Surat Edaran yang telah diterbitkan. Karena saat ini adalah musim kemarau yang tentu akan banyak penggemar layang-layang yang melakukan hobinya. Namun harus bijak dan waspada agar bermain jauh dari jaringan listrik atau ke lokasi yang aman dari jaringan listrik,” himbau Ramdani.
Bagi para orang tua, agar selalu mengingatkan pada anak-anak untuk tetap hati-hati saat bermain layang-layang. Kemudian mengenai penebangan pohon di sekitar jaringan listrik, sesuai edaran bupati, pihaknya berharap kerjasama dari seluruh masyarakat untuk merelakan sebagian pohon di sekitar rumah atau perkebunannya untuk dipangkas petugas PLN. “Guna menghindari menempel atau menimpa jaringan listrik, yang tentu akan membahayakan keselamatan masyarakat,” ujar Ramdani.
General Manager PLN UID Jawa Barat, Tonny Bellamy menyampaikan, sinergi bersama Pemerintah sangat dibutuhkan dalam menjaga keselamatan masyarakat dan keandalan pasokan listrik. Kepedulian Pemerintah penting sekali, untuk bersama-sama meningkatkan kesadaran masyarakat akan keselamatan ketenagalistrikan, karena keselamatan adalah yang paling utama.
Di sisi lain adalah bentuk upaya dalam menjaga infrastruktur kelistrikan sebagai asset vital nasional, sehingga keberlangsungan penyaluran tenaga listrik akan dapat terus berkelanjutan. “Semoga amplifikasi bersama antara PLN dan Pemerintah dapat menjangkau masyarakat lebih luas, sehingga keselamatan ketenagalistrikan dapat menjadi budaya,” papar Tonny. (tri)






