Dwi Hartono dan Ken Rencanakan Penculikan Kacab BRI di Hotel Mewah

oleh
foto.pojoksatu.id

RADARSUMEDANG.id — Penyidik Polda Metro Jaya menyatakan bahwa Dwi Hartono dan Ken alias C merupakan dua dari empat tersangka yang merencanakan penculikan dan pembunuhan Kepala Cabang Pembantu (KCP) BRI, Muhammad Ilham Pradipta, dalam pertemuan rahasia di salah satu hotel mewah Jakarta Selatan. Pertemuan strategis itu berlangsung sekitar sebulan sebelum aksi kriminal terjadi.

Ken mengaku kepada penyidik bahwa pertemuan terakhir dengan Dwi terjadi di Hotel Fairmont Jakarta, dan mereka membahas secara mendetail rencana penculikan. Ia menyebut “Saya terakhir ketemu Dwi itu di Hotel Fairmont. Sebulan lalu,” yang menjadi bukti kuat atas keterlibatan keduanya dalam perencanaan kasus ini, Jakarta, 27 Agustus 2025.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, hingga saat ini telah ada 15 orang yang diamankan terkait kasus ini, di mana Dwi Hartono dan Ken masuk dalam klaster “aktor intelektual” atau otak di balik aksi penculikan dan pembunuhan. Empat lainnya berperan sebagai pelaksana aksi penculikan.

Dwi Hartono merupakan pengusaha bimbingan belajar (bimbel) yang juga masih tercatat sebagai mahasiswa S2 Magister Manajemen di Program Jakarta, Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM. UGM kemudian menonaktifkannya dari kegiatan akademik Semester Gasal 2025/2026 sebagai bentuk dukungan terhadap proses hukum.

Selain itu, tersingkap fakta bahwa Dwi Hartono pernah divonis dua tahun penjara atas kasus pemalsuan ijazah paket C pada 2012. Kasus ini pun memunculkan pertanyaan mengenai integritas pelaku dalam menjalankan rencana kriminal tersebut.(net)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.