RADARSUMEDANG.id, SUMEDANG SELATAN – Organisasi Kepemudaan (OKP) Lintas Iman menggelar acara Doa Kebangsaan di Jalan Baru Cigugur, Kelurahan Kota Kulon, Kecamatan Sumedang Selatan, Rabu (3/9) petang.
Kegiatan yang diikuti sekitar seratus peserta itu bertujuan mengajak masyarakat menyampaikan aspirasi tanpa harus melakukan tindakan anarkis.
“Kami ingin menunjukkan kepada seluruh bangsa Indonesia bahwa menyampaikan aspirasi seharusnya dibarengi dengan kedamaian, bukan dengan cara-cara anarkis,” ujar salah satu koordinator aksi, Haidar.
Ia menegaskan, doa bersama tersebut menjadi bentuk komitmen peserta aksi untuk menjaga kondusivitas di Sumedang.
“Jaga aspirasi, jaga Sumedang, jaga Indonesia. Itu yang kami sepakati di sini. Bahwa demonstrasi atau unjuk rasa harus disertai dengan kedamaian,” katanya.
Menyikapi rentetan aksi unjuk rasa di berbagai daerah yang berujung ricuh hingga menimbulkan korban jiwa, Haidar berharap peristiwa itu menjadi yang terakhir.
“Kerusuhan kemarin sudah cukup. Sudah banyak korban berjatuhan, kerugian materi, hingga dampak psikologis. Jangan sampai terulang lagi,” tuturnya.
Tercatat sebanyak 22 OKP, mahasiswa, dan elemen masyarakat ikut dalam aksi damai Doa Kebangsaan ini. Acara ditutup dengan tabur bunga di atas nama-nama korban meninggal dalam aksi unjuk rasa ricuh di sejumlah daerah sepekan terakhir.(gun)






