RADARSUMEDANG.id, PASEH – Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, menegaskan tekadnya untuk menjadikan Kabupaten Sumedang tidak hanya maju dari sisi pembangunan fisik, tetapi juga unggul secara spiritual. Hal itu disampaikan bupati, saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan Tabligh Akbar dan Doa untuk Negeri Majlis Ahad Wage di Pondok Pesantren Al-Mu’awanah, Dusun Godobos, Desa Bongkok, Kecamatan Paseh, Minggu (14/9).
“Jumlah penduduk Sumedang 1,2 juta jiwa, 98 persen beragama Islam. Mudah-mudahan 1 juta lebih warga Sumedang bisa masuk surga semuanya. Itu mimpi besar saya, lebih tinggi dari sekadar pembangunan fisik,” ujar Dony.
Menurutnya, Pemkab Sumedang terus menggulirkan berbagai kebijakan untuk memperkuat iman dan takwa masyarakat. Diantaranya melalui program Mengaji Online via media sosial, penerapan Peraturan Bupati tentang Diniyah Awaliyah yang mewajibkan siswa SD mengikuti pendidikan agama di TPA/TPQ sebelum melanjutkan ke SMP, serta pemberian insentif bagi 4.000 guru ngaji yang saat ini sebesar Rp2 juta per tahun dan akan terus ditingkatkan.
“Pendidikan agama yang kuat sejak dini akan melahirkan generasi saleh, menjadi investasi dunia akhirat bagi orang tua, sekaligus pondasi Sumedang yang lebih baik,” ucapnya.
Dony menegaskan, keberhasilan peringatan Maulid Nabi harus tercermin dari perubahan positif dalam diri umat.
“Mulailah dari niat. Jika niat lurus, hati dan pikiran akan positif, perkataan akan positif, dan tindakan pun positif. Kebiasaan baik akan menjadi karakter, dan karakter menentukan nasib ke depan,” katanya.
Ia juga menekankan bahwa Islam sejati adalah ketika kehadiran seorang muslim membawa rasa aman dan nyaman bagi sekitarnya.
“Kalau keberadaan kita membuat orang lain nyaman, berarti Islam kita sudah benar. Jadilah pribadi yang tidak menyakiti, tidak membully, tidak menghina, dan membuat orang sekitar selamat dari lisan serta tindakan,” tambahnya.
Adapun acara Tabligh Akbar tersebut ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa serta keberkahan bagi Kabupaten Sumedang. (gun)





